Playfest 2019: Bukti Retro Adalah Titik Mula Masa Depan
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Stories Playfest 2019: Bukti Retro Adalah Titik Mula Masa Depan

Playfest 2019: Bukti Retro Adalah Titik Mula Masa Depan

Ngomongin hal-hal yang kreatif tahun 80 hingga 90-an emang nggak ada matinya. Yap, apalagi di tahun-tahun segitu, style retro lagi naik daun di kalangan anak muda. Mulai dari fesyen, teknologi, hingga musik. Uniknya, nuansa retro juga digemari oleh generasi muda masa kini.

Berangkat dari hal tersebut, Narasi kembali menggelar Playfest 2019 dengan tema “See More, Experience Many”. Bertempat di Parkir Selatan GBK, Jakarta Pusat, pengunjung Playfest 2019 diharapkan mendapat banyak ilmu mengenai hal-hal kreatif dari berbagai perspektif.

Unsur retro juga diangkat juga bukan tanpa alasan. Menurut Najwa Shihab, co-founder Narasi mengungkapkan bahwa retro adalah titik mula masa depan.

“Ini adalah era dimulainya persaingan antara Mac dan PC, dimulainya era internet, hingga munculnya teknologi Photoshop. Retro itu era di mana masa depan ditemukan dan Narasi itu masa depan,” ungkap Najwa Shihab dari rilis media yang diberikan.

Di Playfest 2019, terdapat beberapa booth tempat para pengunjung dapat belajar tentang berbagai produk kreatif langsung dari ahlinya, lho. Ada booth Talks, Silent Talks, Silent Cinema, Hello Dangdut, dan Play Stage. Panggung Talks dibuka oleh duet Mira Lesmana dan Riri Riza yang tahun ini telah 20 tahun berkarya bersama. Mereka berbagi proses kreatif membuat film mulai dari ide cerita hingga terwujud dalam bentuk film.

“Dari pembicara menurut gue Playfest sekarang lebih variatiflah, kalau tahun lalu kan lebih banyak ngenalim programnya Narasi,” jelas Nanang, salah satu pengunjung Playfest 2019 yang diwawancarai Kurio di Parkir Selatan GBK, Sabtu (24/8).

Yang unik, penonton di booth Silent Cinema sudah membeludak sebelum pemutaran film pendek karya Aditya Ahmad yang berjudul Kado. “Emang pengen nonton film ini, sih, karna penasaran banyak orang bilang bagus,” jelas Avi, penonton di Silent Cinema yang ditemui Kurio.

Booth Playstage yang dikhususkan untuk penampilan musik dibuka dengan kemeriahan penampilan Band baru Mario Pratama dan Narendra Pawaka yang punya acara rutin Duo Budjang di Narasi, Dead Bachelors. Kemeriahan Playstage berlanjut saat penampilan Efek Rumah Kaca, Feast, dan dipamungkasi oleh Sheila On 7.

“Ya meskipun festivalnya bukan pure music gitu, tapi ya udah cukup okelah. Gua ke sini (Playfest) emang pengen nonton Feast sama Sheila on 7,” cerita Diana Apriliana.

Hingga hari kedua, Playfest 2019 terus ramai dipadati pengunjung. Diharapkan para pengunjung Playfest 2019 tidak hanya mendapatkan entertainment tapi juga mendapat berbagai knowledge tentang mengeksekusi beragam ide kreatif dalam membuat konten.

Related Post