Itenas Puji Sistem Seleksi OSC Medcom.id 2019
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Stories Itenas Puji Sistem Seleksi OSC Medcom.id 2019

Itenas Puji Sistem Seleksi OSC Medcom.id 2019

Beberapa waktu yang lalu Medcom.id mengadakan Online Scholarship Competition (OSC) yang digelar pada Rabu (29/8). Sebanyak 420 beasiswa telah memperebutkan putra- putri terbaik dari Sabang sampai Merauke di ajang tersebut.

Rektor Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung, Imam Aschuri memuji kualitas sistem seleksi Online Scholarship Competition (OSC) Medcom.id. Menurutnya OSC Medcom.id telah berhasil menjadi pionir dalam membuka akses pendidikan untuk putra-putri terbaik bangsa. Sistem seleksinya pun dinilai memiliki kualitas daya saring yang tinggi dalam menjaring bibit-bibit unggul calon mahasiswa berprestasi.

Imam mengatakan, melalui OSC, ratusan siswa mendapat jalan untuk melanjutkan studi ke pendidikan di perguruan tinggi berkualitas. “Perlu kita dukung, karena pertama bisa memberikan akses putra putri Indonesia terbaik dapat melanjutkan sekolah pada perguruan tinggi yang berkualitas,” kata Imam di sela-sela peluncuran OSC Medcom.id 2019, di Grand Studio Metro TV, Kedoya, Jakarta Barat, Rabu, 28 Agustus 2019.

Melalui OSC juga, kata Imam, Medcom.id sebagai portal berita dan video di bawah naungan Media Group ini juga telah berkontribusi meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi Indonesia. Untuk diketahui, APK Pendidikan Tinggi Indonesia saat ini masih 34 persen.

Sementara itu APK negara tetangga seperti Malaysia sudah mencapai 51 persen, Singapura sudah 82 persen, dan Korea Selatan telah mencapai 96 persen. “Dengan adanya OSC dapat meningkatkan APK pendidikan tinggi. Di Indonesia itu masih rendah, sekitar 34,58 persen di Indonesia,” ujar pria kelahiran Surabaya ini.

Bergabung sejak 2016, Imam merasa puas bisa mendapatkan input mahasiswa yang berkualitas. Itu tak lepas dari sistem seleksi yang berkualitas dan berdaya saring tinggi yang diterapkan OSC, hingga menghasilkan pemenang peserta terbaik hasil saringan dari seluruh peserta di Tanah Air.

“Dengan bergabung di OSC kami mendapatkan calon-calon mahasiswa yang berkualitas, karena dengan OSC pendaftarnya banyak, hampir dari seluruh Indonesia, seleksi dan persaingannya cukup ketat. Sehingga kami mendapatkan mahasiswa yang berkualitas,” jelas pakar Geoteknik ini.

Terbukti, berdasarkan hasil evaluasi Itenas, mahasiswa jebolan OSC mempunyai prestasi akademik yang sangat baik. Meski belum sampai mendapatkan capaian tingkat nasional, namun rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK)-nya di atas 3.00 skala 4.00.

“Saya melihat hasil seleksi sudah benar. Karena melihat dari hasil pantauan kami, IPK baik, di atas 3,00 dan lulus tepat waktu, ini berarti seleksinya benar,” tuturnya.

Ke depan ia berharap OSC Medcom.id bisa meningkatkan lebih luas lagi akses pendidikan putra-putri terbaik Indonesia. Salah satunya dengan menggandeng lebih banyak lagi perguruan tinggi.

“Yang paling esensi itu program ini telah memberi akses anak-anak berpotensi akademik yang baik untuk bisa studi lanjut,” ujar Imam.

Related Post