Dear Workaholic, Yuk Istirahat!
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Kurio Tips Dear Workaholic, Yuk Istirahat!

Dear Workaholic, Yuk Istirahat!

Halo para first jobber yang baru menghadapi masa kerja setahun atau dua tahun, bagaimana rasanya? Seru, menyenangkan, dan menegangkan pasti diaduk jadi satu. Seru bertemu lingkungan baru, menyenangkan sudah dapat menghasilkan uang sendiri dan mulai tidak bergantung pada orang tua, serta yang pasti menegangkan karena ada tantangan-tantangan baru.

Di tahun-tahun pertama ini biasanya para first jobber pun sedang semangat-semangatnya bekerja, lembur sampai tengah malam pun tidak masalah, toh energi masih banyak, dan sedang seru-serunya menyelesaikan project yang tentu dapat membuat mereka dapat mempelajari hal baru yang tidak diajarkan di bangku kuliah.

Hati-hati, lagi seru-serunya kerja itu sangat tidak apa-apa, bagus malah. Tapi, mengagungkan lembur itu tidak sebaik yang kamu pikir loh. Coba dipikir lagi, dalam sehari berapa jam dihabiskan untuk bekerja? Taruhlah 9 jam, berarti masih ada 15 jam yang tersisa untuk menikmati hidup yang sesungguhnya.

Kerja berlebihan nggak cuma mengorbankan kesehatan, tetapi juga waktu berharga yang bisa dimanfaatkan untuk berkumpul bersama orang-orang tercinta, dan bahkan mengeksplorasi kelebihan diri yang lain lewat hobi.

Orang-orang yang cenderung bekerja secara berlebihan juga lebih rentan terkena burnout,  kondisi mental yang sudah lelah, ketika dipaksakan untuk bekerja, hasilnya pun tidak akan maksimal. Dan coba deh pikir lagi, kerja lembur itu bukan berarti kerja efektif dan efisien lho. Efeknya kumulatif, selain burnout, mereka yang berkerja secara berlebihan juga berisiko mengalami gangguan kecemasan dan depresi yang tentu akan mengganggu performa kerja.

Kalau manfaat jam kerja yang sesuai dengan porsi sudah jelas, terus kenapa banyak perusahaan yang maksain karyawannya lembur? Beberapa profesi memberlakukan sistem pembayaran yang berbeda pada karyawannya. Law firm misalnya, yang menggaji karyawannya berdasarkan jam kerja, semakin lama si karyawan bekerja, semakin besar pula bayaran yang ia terima. Selain itu, banyak juga perusahaan yang lebih memilih memperkerjakan seorang karyawan yang bekerja overtime daripada menambah orang yang pada akhirnya akan “membuang” uang perusahaan.

Kalau sudah begini, yuk mulai belajar bekerja lebih cerdas, caranya banyak banget kok. Misalnya saja dengan bekerja lebih fokus. Psst, mereka yang tidak melakukan multi-tasking dan fokus kepada satu hal, akan lebih cepat menyelesaikan pekerjaannya loh. Selain itu, tidak ada salahnya untuk melakukan pekerjaan yang benar-benar kamu nikmati. Menekuni pekerjaan yang sesuai passion atau kesukaanmu, biasanya lebih memuaskan secara emosional. Inget, sibuk itu belum tentu produktif!