home Inside Kurio Pandemi Masih Lama, Bagaimana Kita Bertahan?

Pandemi Masih Lama, Bagaimana Kita Bertahan?

Menyusul Jakarta, banyak kota besar di Indonesia yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Karantina mandiri dan physical distancing jadi solusi preventif yang bisa kita lakukan untuk mencegah Covid-19 semakin merebak.

Namun self quarantine bukan hal yang mudah. Masalah kesehatan mental, perlahan muncul akibat banyak dari kita yang jenuh, bosan, dan cemas di tengah ketidakpastian apalagi situasi ini masih relatif lama.

Yang jadi pertanyaan, bagaimana kita bertahan secara mental saat self quarantine yang masih akan lama ini?

Batasi konsumsi berita Corona

Nggak ada yang salah dengan membatasi diri dari terpaan berita Corona. Kamu juga harus memilah-milah menerima informasi. Pastikan kamu mendapat informasi dari lembaga dan media yang terpercaya.

Apabila mengalami cemas di tengah ketidakpastian, itu sesuatu yang normal. Karena hampir semua orang mengalami hal yang sama. Justru perasaan cemas, membuat kita waspada dan kepedulian untuk berkontribusi melakukan hal apapun agar pandemi lekas berakhir.

Banyakin BERSYUKUR!

Kamu bosan karantina “hanya” karena di rumah terus? Got it, tapi banyak lho orang di luar sana yang pengen ada di posisi kamu. Di rumah bisa kerja dan tetap berpenghasilan.

Keadaan ini hanya sementara, dan semuanya butuh waktu. Sebaiknya kamu harus perhatian kepada warga sekitar yang membutuhkan bantuan. Kebaikan kecil sangat berarti buat mereka.

Buat rutinitas baru

Suka nggak suka, self quarantine mengubah banyak rutinitas kita. Biasanya jam 8 udah otw kantor, sekarang masih di kasur (bangunnya 10 menit sebelum meeting Zoom).

Biasanya buka kulkas cuma 2x kali sehari, sekarang 20x sehari padahal isi kulkas sama aja. Kamu perlu membuat rutinitas baru supaya otak lebih aktif. Buat to do list dan bangun komitmen untuk melakukannya.

Bikin Project kecil

Mumpung karantina, kamu bisa lebih fleksibel mengatur waktu. Buatlah satu atau beberapa project kecil yang jadi passion kamu. Nggak perlu kayak ‘ingin mengubah dunia’ gitu, sih.

Project kecil seperti berkebun, membuat blog, YouTube atau apapun yang jadi kesukaan kamu. List apa yang kamu butuhkan, dan buat. Jika sudah selesai, centang atau coret dari daftar project. Hal itu bisa menimbulkan kepuasan batin tersendiri.

Abadikan project kamu dengan gimbal DJI Osmo Mobile 3 Combo. Dengan gimbal yang bisa kamu jadikan tripod ini, merekam momen tanpa shaking jadi lebih sempurna. Beratnya kurang dari 500 gram membuat DJI Osmo Mobile 3 Combo mudah digunakan siapa aja.

Mulai Olahraga

Kalau nggak biasa gimana? Ya biasain! Olahraga harian pada dasarnya nggak butuh waktu lama. Cuma 20 menit sehari asal setiap hari hasilnya bakal kelihatan. Saat bingung untuk melakukan exercise, sekarang banyak banget konten olahraga indoor yang bisa dicoba saat di rumah.

Mulai dari cardio, yoga, pilates, gym, dan masih banyak lagi. Supaya tambah semangat olahraga bisa dengan smartwatch Garmin Venu. Teknologi smartwatch dapat merekam 15 aktivitas olahraga.

Mulai dari running, gym, renang, yoga, dan masih banyak lagi. Selain itu smartwatch juga memiliki fitur stress tracking yang dapat mendeteksi beban fisik atau emosional dari aktivitas sepanjang hari.

Selain itu smartwatch ini juga menampilkan latihan kardio yang mudah diikuti, beranimasi, latihan kekuatan, yoga dan Pilates yang bisa kamu lihat di layar jam. Pilih dari latihan animasi yang dimuat sebelumnya, atau download lebih banyak dari komunitas online Garmin Connect.

Tidak hanya olahraga, smartwatch stylish ini bahkan menawarkan berbagai latihan teknik pernapasan. Saat ingin bersantai atau fokus, kamu dapat memulai aktivitas pernapasan, dan jam ini akan melacak stres dan pola pernapasan.

Kerennya lagi kamu bisa dengan mudah mengunduh lagu ke Garmin Venu, termasuk playlist dari akun Spotify dan mengkoneksikannya juga dengan wireless headphones (yang dijual terpisah) untuk mendengarkan musik tanpa smartphone.

Hubungi orang terdekat

“Self quarantine terasa menyiksa karena aku ekstrovert.”

Kan bisa ganti silaturahminya pakai platform digital. Sekarang banyak banget medsos yang dilengkapi fitur video call. Menghubungi orang terdekat juga jadi obat manjur untuk mengalihkan kita dari pikiran-pikiran negatif selama karantina. Karena sejatinya kita adalah makhluk sosial.

Biar video call makin mantep, pakai Airpods Pro True Wireless Stereo (TWS) dari Apple. Sebagai penyempurnaan Airpods generasi sebelumnya, Apple menambahkan earbuds agar saat dipakai olahraga atau aktivitas yang membutuhkan mobilitas tinggi, earphone tidak mudah jatuh.

AirPods Pro adalah satu-satunya headphone in-ear dengan Peredam Kebisingan Aktif yang terus beradaptasi di telingamu yang pas dikenakan. Peredam suara ini berfungsi untuk mencegah masuknya suara dari luar supaya suara yang dihasilkan jadi lebih fokus.

Itu tadi berbagai hal yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kesehatan mental selama karantina. Semua gadget lifestyle yang kamu butuhkan tersedia di www.eraspace.com.

Eraspace adalah lifestyle dan smart retailer terbesar di Indonesia yang memberikan pelayanan istimewa melalui pengalaman terintegrasi dengan retail Erajaya Group (Erafone, iBox dan Urban Republic). Dengan Eraspace kamu bisa belanja produk original dan bergaransi dengan berbagai metode pembayaran dari rumah.

Nggak usah takut kantong bolong, karena di Eraspace lagi ada gratis ongkir ke seluruh Indonesia! Kunjungi www.eraspace.com untuk gadget keren lainnya!