KURIO Ajak Podcaster Menjaring Pasar Lewat Podcast
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Inside Kurio KURIO Ajak Podcaster Menjaring Pasar Lewat Podcast

KURIO Ajak Podcaster Menjaring Pasar Lewat Podcast

Kemajuan internet sejatinya mengubah banyak aspek kehidupan manusia, termasuk dalam mendapatkan informasi. Semakin banyaknya medium yang berkembang di dunia digital, membuat pasar dituntut adaptif dan inovatif menyampaikan informasi dan konten yang menarik. 

Salah satu medium yang akhir-akhir ini mulai mendapat perhatian dari masyarakat Indonesia adalah podcast. Sifatnya yang on demand membuat pendengarnya dapat menikmati podcast kapan saja dan di mana saja sambil mengerjakan banyak hal. Misalnya sambil bekerja, memasak, atau berkendara. Dan karena sifatnya yang juga terbuka, siapa pun bisa membuat podcast. Lalu bagaimana cara membuat konten podcast yang kreatif dan sesuai dengan market yang dituju?

Menjawab pertanyaan tersebut, Kurio mengadakan KURASI (Kumpul Acara Diskusi) dengan tema “How To Create Creative Content to Attract Your Podcast Market” di Ruang Tengah Cafe, di bilangan Sarinah, Jakarta Pusat. Dalam Kurasi yang diadakan Sabtu (27/7) 2019, Kurio juga mengundang Adriano Qalbi, stand up comedian dan podcaster Podcast Awal Minggu. KURASI juga turut mengundang Irfan Adisukma dari Komunitas Podcast Indonesia. 

Event ini juga dihadiri oleh para podcaster yang tergabung dalam Komunitas Podcast Indonesia. Dalam sesi yang dibawakan oleh Adriano Qalbi, ia menekankan bahwa tidak ada rumus pasti bagaimana membuat podcast yang banyak didengar dan menjaring pasar.

“Sejujurnya gue nggak tahu cara yang pasti dalam membuat podcast. Tapi menurut pengalaman gue, yang memulai pertama belum tentu yang paling bagus,” ujarnya disambut gelak tawa para podcaster.

“Lo lihat aja, tuh, si Radit (Raditya Dika). Dia mulai belakangan tapi yang dengerin udah banyak banget,” tambahnya.

Menurut stand up comedian jebolan Stand Up Comedy Indonesia ini, podcaster tetap harus berfokus pada kekuatan dan keunggulan yang dimiliki. “Gua sadar kalau gue ya nggak bisa jadi yang paling keren, tapi gue fokus di komedi dan human interest. Lo harus bisa nemuin, lo paling nyaman dan jago di mana,” Qalbi.

Para podcaster dari Komunitas Podcast Indonesia juga merasa senang dan terbantu dengan acara KURASI. “Jujur pas denger session-nya bang Adriano, gue dapat insight untuk menentukan karakter. Dan gue sadar kalau nemuin karakter itu juga harus dengan konsistensi,” terang Hadi, podcaster Purapuramuda ini.

Hal yang senada juga diungkapkan Ghina Safari, podcaster Ngobrol Ngalor Ngidul. “Gue ngerasa podcast gue masih general aja. Belum sampai yang punya karakter dan gue pengen wawancara gue bisa lebih in depth lagi,” cerita mahasiswa Universitas Airlangga ini.

Selain itu, event KURASI juga menjadi kesempatan Kurio untuk memperkenalkan Kurio update aplikasi versi terbaru yaitu Kurio Version 4. Berbeda dengan Version sebelumnya, kini user bisa menikmati medium informasi terbaru berupa Kliping Kurio. Informasi yang disajikan singkat, padat, jelas, serta didukung visual yang menarik.

Tak lupa juga Kurio juga menyediakan dashboard khusus untuk para podcaster.

“Nantinya para user yang tergerak untuk menjadi podcaster dapat memiliki dashborad podcast sendiri untuk mengunggah dan memantau traffic podcastnya,” ujar Hendry Yoshea selaku Product Manager Kurio. Nantinya podcast yang diunggah tetap akan dikurasi langsung oleh Kurio.

Event KURASI tidak akan berhenti sampai pada podcast. Selanjutnya Kurio akan terus akan mengadakan KURASI dengan tema dan topik yang berbeda.

 

 

 

 

Related Post