home Inside Kurio 5 Cara Kreatif Ajarkan Puasa pada Anak

5 Cara Kreatif Ajarkan Puasa pada Anak

Bulan Ramadan adalah momen penuh berkah. Sudah siap mengenalkan dan mengajarkan kewajiban berpuasa untuk pertama kalinya kepada si Kecil?

Walau anak-anak belum diwajibkan untuk menjalankan puasa, tapi nggak ada salahnya jika kamu mulai mengenalkan kepadanya sejak dini. Tentunya disesuaikan dengan kemampuan fisiknya.

Mengenalkan puasa kepada anak juga bermanfaat apabila ia sudah beranjak remaja dan sudah waktunya berpuasa penuh.

Lalu, bagaimana cara mengajarkan puasa pada anak yang tepat agar menjadi hal yang biasa untuk anak?

Berikut cara kreatif mengajarkan anak berpuasa yang bisa kamu praktikkan. Yuk, disimak!

Jelaskan Konsep Puasa

Mungkin anak akan sulit mengerti mengapa orang dewasa tidak makan dan minum berjam-jam.

Namun kamu juga perlu menjelaskan maksud dan manfaat berpuasa. Pilihlah kata dan kalimat yang mudah dicerna untuk anak. 

Karena masih anak-anak, hindari penjelasan yang bersifat mengancam atau menakut-nakuti anak yang tidak berpuasa dosa dan masuk neraka. Apabila demikian anak bisa merasa tertekan.

Berikan contoh pada si Kecil

Setelah menjelaskan konsep, orang tua wajib memberikan contoh. Hal ini akan membuat anak lebih mudah mempraktikkannya. 

Saat sedang menjalankan puasa, pasti muncul serangkaian pertanyaan dari sang anak tentang kamu yang nggak nggak makan dan minum. Ya, hal ini menimbulkan rasa penasaran, sehingga anak ingin mencobanya.

Karena di usianya yang masih muda, anak bisa sangat dengan mudah meniru segala perilaku seseorang di sekitarnya. Sebaiknya dampingi juga ketika anak berpuasa.

Memulai secara bertahap

Kemudian kamu bisa melatih si Kecil berpuasa secara bertahap sesuai dengan kemampuan fisiknya.

Awali saja dengan puasa yang hanya dilakukan sampai waktu Zuhur terlebih dahulu selama beberapa hari. Kemudian bisa melanjutkan berpuasa hingga waktu Ashar.

Kalau anak sudah merasa kuat, boleh mencoba berpuasa hingga waktu bedug Maghrib. Bisa juga dilatih untuk berpuasa hingga Zuhur, makan siang terlebih dahulu, lalu melanjutkan puasanya hingga Maghrib. Jadi lakukanlah secara bertahap. 

Penuhi Nutrisi Anak

Mengajarkan anak untuk berpuasa nggak terlepas dari mengajarkan pentingnya sahur dan berbuka dengan asupan gizi yang baik untuk kesehatannya. Beri penjelasan pada anak bahwa sahur adalah sarapan yang lebih pagi. 

Kamu perlu menyiapkan dan memastikan konsumsi karbohidrat, protein, sayur, dan buah yang cukup untuk si Kecil.

Agar nutrisinya tercukupi selama puasa, lengkapi sarapan anak dengan Energen Kurma!

Manfaat buah kurma yang mengandung vitamin, potasium, dan kalium kini ada di sereal gandung dan susu Energen Kurma!

Energen Kurma sereal bubuk dengan kandungan gizi susu seperti Vitamin A, Vitamin B-kompleks, Vitamin D dan E, Asam Folat, dan Kalsium saat berpuasa praktis bisa kamu dapatkan. 

Rutin minum Energen Kurma saat sahur dan berbuka puasa, berguna untuk menjalani aktivitas seharian sekaligus olahraga. Kandungan glukosa dan serat dengan sarapan Energen Kurma agar anak aktif di rumah.

Jelaskan juga pada anak bahwa selain hati dan pikiran yang suci, asupan gizi yang cukup jadi  #PondasiRamadan yang kokoh selama berpuasa.

Memberikan reward bagi anak

Setelah menjelaskan dan memberi contoh, ada baiknya untuk memberikan reward kepada anak jika telah berhasil menunaikan puasa.

Hal ini sebagai langkah apresiasi untuk anak supaya bisa konsisten berpuasa.

Terlepas dari berapa jam anak berpuasa, apresiasi tetap menjadi sesuatu yang penting. Bentuk apresiasinya sendiri bermacam-macam. Bisa berupa menu favoritnya, menu makan favoritnya, atau yang lain.

Apresiasi nggak melulu soal hadiah, lho. Memberikan pujian dan mengatakan bahwa ia anak yang hebat juga hal yang bisa kamu lakukan.

Cara sederhana ini akan membuat si kecil senang dan semakin semangat untuk berpuasa.