5 Band yang Tetap Eksis Walau Berganti Vokalis
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Inside Kurio 5 Band yang Tetap Eksis Walau Berganti Vokalis

5 Band yang Tetap Eksis Walau Berganti Vokalis

Sebagi pentolan grup musik, posisi vokalis teramat penting dalam sebuah band. Karakter suara dan aksi panggung vokalis secara nggak langsung mencerminkan band itu sendiri. Makanya tidak sedikit band mengganti vokalis kehilangan ‘soul‘-nya.

Namun kelima band ini justru mendapat respon positif meskipun berganti vokalis. Karakter vokal yang mumpuni justru malah membuat kelima band ini makin naik daun tak kalah dengan vokalis sebelumnya. Berikut 5 band yang tetap eksis walau berganti vokalis.

Kotak

Sebelum eksis dengan nama Kotak, band yang beraliran rock ini menggunakan nama The Dream Band. Terbentuk pada 2004, band yang awalnya terbentuk karena pencarian bakat ini harus ditinggalkan Pare, sang vokalis.

Tidak mudah bagi Tantri untuk menggantikan sosok Pare yang sudah melekat dengan Kotak. Namun perlahan tapi pasti, Tantri berhasil menunjukan ciri khasnya dan membawa warna baru untuk Kotak. Apalagi kalau sudah membawakan lagu Beraksi. Nggak ada Kerabat Kotak yang nggak jingkrak-jingkrak.

Ada Band

Siapa yang langsung dengerin Ada Band kalau lagi baper? Yap, band yang terkenal membawakan lagu romantis nan sendu ini memang pernah bergonta-ganti vokalis sebelumnya. Baim vokalis pertama Ada Band menyusul kedua rekannya yang duluan hengkang dari band yang membesarkan namanya.

Setelah hengkangnya Baim, Ada Band sempat memasuki masa vakum selama 2 tahun. Pada tahun 2003, Ada Band kembali lagi dengan vokalis baru, yaitu Donnie. Setelah Donnie bergabung, kesuksesan Ada Band sampai kepada puncaknya. Cewek mana, nih,  yang nggak meleleh kalau dinyanyiin Surga Cinta sama Donnie?

Sayangnya, pada November 2017, Donnie memutuskan hengkang dari Ada Band. Kita lihat apakah vokalis penggantinya bisa lebih menggebrak lagi.

Payung Teduh

Kehilangan Muhammad Istiqamah Djamad (Is) jadi pukulan yang telak untuk fans Payung Teduh. Untaian lirik-lirik puitis dan petikan chord sederhana namun indah dari Is jadi nyawa band yang bermula dari pengisi musik teater ini.

Di tengah popularitas yang kian memuncak, Is memilih meninggalkan Payung Teduh dan bersolo karir. Vakum beberapa bulan Payung Teduh menjadikan manajer mereka, Marsha Ditia, sebagai vokalis baru.

Nggak tanggung-tanggung, Marsha langsung turut ambil bagian dalam original soundtrack film Disney, Wreck-It-Ralph 2. Lagu tersebut juga langsung mendapat respon positif dari penggemar Payung Teduh.

Dewa

Diibentuk pada tahun 1986, band asal Surabaya ini adalah salah satu band yang kerap berganti personil. Awalnya Ari Lasso adalah vokalis dari band rock ini. Namun karena kasus narkobanya yang tidak kian membaik, pada tahun 1998 sang vokalis ditendang dari band yang sudah membesarkan namanya itu.

Akhirnya posisi Ari Lasso sebagai vokalis digantikan oleh Once. Nama Dewa pun kian melambung dengan karakter vokal Once yang serak-serak basah itu. Namun pada 2011, Once memutuskan untuk hengkang dari Dewa 19. Akhirnya Ahmad Dhani mengambil posisi vokal sembari menjadi keybordis atau gitaris.

HiVi!

Beraliran pop akustik, HiVi! langsung menggebrak pasar musik Indonesia. Karakter vokal Dea udah jadi ciri khas Hivi! banget! Makanya saat Dea memutuskan hengkang karena alasan pendidikan, Hivi! pernah mengaku sedikit kelimpungan. Untungnya, karakter vokal Neida membuat HiVi! kembali naik daun.

Setelah pergantian vokalis, karier HiVi! pun semakin sukses dan menjadi idola para remaja. Dea sendiri saat ini aktif bersolo karir dan menjadi vokalis dari band NEV+ (Nidji Electronic Version Plus) yang sering kali disebut sebagai NEV+Dea proyek sampingan Nidji.

 

 

Related Post