Ini Jam Tangan Pintar yang Bodinya Standar Militer
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Inside Kurio Ini Jam Tangan Pintar yang Bodinya Standar Militer

Ini Jam Tangan Pintar yang Bodinya Standar Militer

Di era yang serba cepat dan canggih, ponsel pintar (smartphone) saja tidaklah cukup memenuhi kebutuhan manusia modern. Barang-barang yang digunakan manusia pun harus menjadi lebih pintar dengan adanya konektivitas internet. Makanya muncul Smart TV, Smartwatch, dan ragam smart lainnya. Kunci dari itu semua adalah konektivitas internet di barang tersebut. Ini yang disebut Internet of Things (IoT).

Sebelum mengenal jam tangan pintar (smartwatch), kita sudah mengenal lebih dulu jam tangan yang kuat dan tangguh. Namun, saat ini kombinasi dua jenis jam tangan tersebut telah hadir Indonesia. Jam tangan dengan ragam fitur teknologi yang canggih dan memiliki bodi tahan banting dengan standar militer Amerika Serikat (MIL-STD-810G). Fitur yang disebutkan tersebut hadir di produk jam tangan Garmin Instinct.

Garmin Indonesia pada Kamis (22/11) memperkenalkan produk jam tangan terbarunya yakni Garmin Instinct. Jam ini dilengkapi  dengan berbagai sistem  satelit navigasi global (GPS, Glonass, dan Galileo) serta pengukur denyut jantung dari pergelangan tangan. Garmin Instinct juga dilengkapi dengan altimeter, barometer, kompas, aplikasi olahraga bawaan , dan data kesehatan. Yang dimaksud memenuhi standar militer adalah untuk ketahanan panas, guncangan, dan air.

Rian Krisna, Marketing Manager Garmin Indonesia menjelaskan kalau produk Garmin ini telah melakukan serangkaian uji ketahanan seperti kemampuan kedap airnya mencapai 100 meter dan mampu bertahan di suhu udara di bawah 0 derajat celcius. Dia juga menambahkan jika Garmin Instinct tersebut dipakai 24 jam maka jam tersebut mampu menganalisa pola tidur dan jumlah langkah kaki penggunanya. “Jadi nanti kita akan tahu biasanya tidur berapa jam dan kita kurang tidur di hari apa saja atau kita kurang bergeraknya di hari apa,” ujar Krisna saat acara temu media di Jakarta.

Saat disambungkan dengan smarphone yang kompatibel, pengguna Instinct dapat membiarkan ponsel tersimpan dan terlindung, sambil tetap menerima notifikasi pintar seperti SMS, email, dan pemberitahuan lainnya langsung pada pergelangan tangan. Daya tahan baterai Instinct dapat mencapai hingga 14 hari dalam mode jam tangan pintar, hingga 14 jam dalam mode GPS, dan hingga 35 jam dalam mode hemat baterai UltraTrac.

Instinct kompatibel dengan Garmin Connect™, komunitas kebugaran online tempat pengguna dapat melacak workout, pola tidur seperti berapa banyak waktu yang dihabiskan dalam tidur ringan, tidur nyenyak, dan siklus REM, serta berkompetisi dalam tantangan kebugaran virtual. “Jadi Garmin ini mirip-mirip Facebook tapi khusus di bidang olahraga,” tutur Krisna.

 

 

Related Post