Nomor 7 Manchester United - Alexis Sanchez
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Inside Kurio Nomor 7 Manchester United – Alexis Sanchez

Nomor 7 Manchester United – Alexis Sanchez

Jika kamu penggila bola, kamu pasti tahu bahwa berita mengenai transfer pemain akhir-akhir ini selalu diliputi oleh nama klub Manchester United. Peliknya transfer pemain yang satu ini menjadi pemberitaan dimana-mana dan akhirnya hari ini, Selasa 23 Januari 2018, transfer tersebut tuntas sudah.

Alexis Sanchez, nama yang sudah tidak asing di Premier League karena sebelumnya bermain untuk klub Premier lainnya yaitu Arsenal. Dengan berbagai pemberitaan di media massa akhirnya Sanchez datang ke Old Trafford dengan sejumlah dan barter dengan Henrikh Mkhitaryan.

Untuk mengetahui seberapa piawainya pemain yang satu ini hingga klub sebesar Manchester United rela mengeluarkan sejumlah uang dan pemainnya untuk Alexis Sanchez hingga menyalip klub sekotanya, Manchester City, yang sebelumnya lebih dulu tertarik mendatangkan Sanchez. Kini Kurio akan membahas lebih dalam mengenai Alexis Sanchez

CD Cobreloa 

source: goal.com

Lahir di Tocopilla, Chili pada 19 Desember 1988 dengan bernama lengkap Alexis Alejandro Sánchez Sánchez ini berangkat dari keluarga yang kesulitan. Ibunya adalah seorang penjual ikan sedangkan ayahnya sudah meninggalkannya sejak kecil.

Pada saat berusia 15 tahun, Sanchez sudah bergabung sebagai pemain yunior di klub CD Cobreola hingga dua tahun kemudian dia bergabung dengan tim senior. Pada umur 16 tahun Sanchez harus terikat kontrak dengan agen  Fernando Felicevich tanpa dibayar karena ibunya terkena denda sebesar 1,000 dollar karena menjual ikan tanpa izin.

Serie A Italia – Udinese

source: dailymail.co.uk

Tidak butuh waktu lama bagi Sanchez agar bakatnya mulai dilihat klub liga Eropa. Setelah semusim bermain untuk tim senior CD Cobreola, klub liga Serie A Italia, Udinese tertarik dengan bakatnya hingga akhirnya mereka membeli Sanchez dengan harga US$3 juta pada bulan Mei 2006.

Tidak langsung menjadi pemain utama, Udinese kemudian “menyekolahkannya” terlebih dahulu ke Colo Colo. Setahun bersama Colo-colo karir Sanchez tidak terlalu berkembang hanya mampu mencetak dua gol dan akhirnya Sanchez “disekolahkan” kembali ke klub elite Argentina, River Plate.

Setelah kembali dari River Plate, Sanchez harus menerima menjadi pelapis dari duo maut di Udinese kala itu,  Antonio Di Natale dan Fabio Quagriella. Memang pada dasarnya seorang pemain berkelas tidak butuh waktu lama untuk Sanchez menjadi pemain bintang.

Seiring kepergian Fabio Quagriella ke Napoli, Antonie Di Natale diduetkan dengan Alexis Sanchez dan ternyata berhasil. Dengan 40 gol yang sudah mereka sumbangkan untuk klub, Udinese berhasil menduduki peringkat 4 Liga Serie A Italia.

La Liga – Barcelona

source: goal.com

Dengan prestasi yang mengesankan ini, banyak klub-klub Eropa berlomba untuk mendapatkannya. Dan yang beruntung mendapatkannya adalah klub dari La Liga Spanyol, Barcelona. Dengan nilai transfer 26 juta Euro akhirnya Sanchez tiba di Barcelona.

Tidak sedikit yang menyayangkan kepindahannya ke Barcelona karena saat itu posisi penyerang Barcelona sudah diisi oleh pemain bintang pada saat itu Lionel Messi, David Villa, dan Pedro Rodriguez. Tetapi pendapat itu dipatahkan oleh Sanchez karena dia berkembang dengan sangat pesat di Barcelona.

Di awal musimnya di Barcelona dia berhasil mencetak 15 gol dan juga dia berhasil mengantarkan Barcelona menjadi juara Liga Spanyol. Selain itu Sanchez bertransformasi menjadi pemain yang handal di posisi apapun seperti penyerang tengah, penyerang sayap kanan-kiri, gelandang serang, maupun gelandang sayap.

Premier League – Arsenal

source: bola.net

Sebagai seorang pemain sepak bola, Sanchez sangat menyenangi tantangan baru dan kesempatan itu datang ketika salah satu klub Premier League, Arsenal, tertarik untuk mendatangkannya ke tim Arsenal, Sehingga tranfer itu terjadi pada awal musim 2014/2015 ketika Sanchez berhasil memecahkan rekor transfer klub sebesar 35 juta poundsterling.

Dan pembelian tersebut menjadi pembelian paling brilian yang dilakukan oleh pelatih Arsenal, Arsene Wenger. Pada awal musim dia bergabung dengan Arsenal, dia berhasil membuat total 25 gol sekaligus membantu klub menjuarai piala FA.

Ditambah lagi tidak beberapa lama setelah bergabung dengan Arsenal, Sanchez berhasil membantu negaranya Chile memenangi Copa America, sehingga membuat Sanchez menjadi seorang pemain bintang dan haus akan gelar juara.

Namun masalah mulai muncul di musim 2017/2018 Sanchez mulai bermasalah dengan tim. Hal ini diawali karena dia tidak mau memperpanjang kontraknya yang akan berakhir di 2018 sehingga klub mulai panik. Sanchez ingin meraih gelar Premier League dan dia merasa target itu tidak bisa dia dapatkan jika masih bersama Arsenal sehingga dia mulai “memberontak” ingin keluar dari Arsenal

Mendengar hal tersebut, di paruh musim ini banyak sekali tim Eropa yang mulai mencoba untuk mendekati karena mereka berpikir Arsenal akan melakukan berbagai cara untuk menjualnya di bulan Januari ini karena mereka tidak ingin kehilangan pemain tanpa mendapatkan duit sepeser pun. Sehingga pada akhirnya Sanchez berlabuh di Manchester United.

Dengan Sanchez bergabung dengan Manchester United, maka kita tidak sabar untuk melihat aksi dari Sanchez di Manchester United. Apakah dia akan menjadi seorang predator yang lebih haus gol di MU dan meraih banyak piala di MU? Kita tunggu saja sepak terjangnya.

Masih banyak lagi tips, artikel dan informasi yang bisa kamu ikuti dari beragam sumber terpercaya di aplikasi Kurio. Di Kurio, tersedia banyak informasi terbaru dan terpercaya dari berbagai sumber yang sesuai dengan minat dan kebutuhan kamu.

Lewat kurasi manual tim kurator yang dipadu dengan mesin yang terus disempurnakan, Kurio menjamin jika semua informasi yang didapatkan di Kurio adalah informasi yang terpercaya dan jauh dari unsur pornografi. Jika kamu belum memiliki aplikasinya, kamu bisa download Kurio di sini sekarang, gratis!

Related Post