4 Cara Menanam ala Hidroponik
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Inside Kurio 4 Cara Menanam ala Hidroponik

4 Cara Menanam ala Hidroponik

Tanaman merupakan unsur penting dalam kehidupan manusia, karena tanaman berperan sebagai penghasil oksigen agar kita dapat bernafas. Tidak hanya sebagai penghasil oksigen, tanaman merupakan produk yang kita konsumsi sebagai makanan sehari-hari.

Di jaman sekarang yang serba praktis dan efisien ini, kamu juga bisa menanam sendiri tumbuhan di rumah untuk kamu konsumsi atau bahkan bisa kamu jual. Tidak perlu mempunyai taman yang besar ataupun tanah yang luas karena kamu bisa menanam sayur-mayur dan tanaman berbunga teknik hidroponik.

Hidroponik sendiri adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Dalam rangka merayakan Hari Menanam Pohon Indonesia tiap tanggal 28 November, Kurio menyajikan 4 cara menanam ala hidroponik.

1. Wick System

Image result for wick system

source: hannainst.com

Para pemula yang ingin memulai bercocok tanam ala hidroponik pasti menggemari cara ini, karena cara ini lebih mudah dan simple. Dan cara ini juga hemat dana karena kamu bisa memakai barang-barang bekas di sekitar kamu.

Metode ini terbilang mudah untuk para pemula karena pada saat penanaman, akar tidak dicelupkan langsung ke air tetapi tumbuh dalam bahan penahan air seperti sabut kelapa, sekam bakar, dan juga rockwool. 

Setelah itu letakkan sumbu (tali berbahan kain) pada sisi bawah media tanam dekat dengan akar. Sementara ujung sumbu  yang satu lagi berada dalam wadah berisi larutan nutrisi sehingga media tanam akan menjadi lembab sehingga tanaman mendapat nutrisi.

2. Ebb and Flow System

Image result for Ebb & Flow System

source: hannainst.com

Untuk cara kedua ini membutuhkan media tumbuh yang ditempatkan dalam sebuah wadah, lalu diisikan dengan larutan nutrisi dan kembalikan nutrisi ke dalam penampungan. Lakukan cara itu secara berulang. Kesulitannya adalah cara ini memerlukan sebuah pompa yang dikoneksikan ke timer.

Anda wajib menggunakan wadah yang cukup besar, lalu aturlah jarak antar tanaman agar pertumbuhan tanaman tidak saling mengganggu.

3. Drip System

Image result for drip system

source: klinikhidroponik.com

Cara lain yang populer digunakan dalam berkebun hidroponik adalah sistem tetes (drip system). Sistem ini menggunakan timer untuk mengontrol pompa agar pada saat pompa dihidupkan langsung akan meneteskan nutrisi ke masing-masing tanaman.

4. Water Culture System

Image result for Water Culture System

source: hannainst.com

Dengan sistem hidroponik ini, akar tanaman yang masuk di dalam air yang kaya nutrisi dan udara diberikan langsung ke akar. Tanaman ditempatkan di rakit dan mengapung di air nutrisi.

Melalui sistem hidroponik ini, akar tanaman akan terendam dalam air dan udara diberikan ke dalam akar tanaman melalui pompa akuarium dan diffuser udara. Semakin bergelembung, tanaman akar akan tumbuh dengan cepat mengambil air nutrisi.

Buat kamu yang mau memulai menanam tanaman secara hidroponik, itulah 4 cara menanam hidroponik yang bisa kamu praktekkan di rumah. Semoga artikel ini dapat membantu kamu untuk memulai menanam secara hidroponik. Selamat hari menanam nasional. Masih banyak lagi tips-tips yang bisa kamu ikuti dari beragam sumber terpercaya di aplikasi Kurio.

Di Kurio, tersedia banyak informasi terbaru dan terpercaya dari berbagai sumber yang sesuai dengan minat dan kebutuhan kamu. Lewat kurasi manual tim kurator yang dipadu dengan mesin yang terus disempurnakan, Kurio menjamin jika semua informasi yang didapatkan di Kurio adalah informasi yang terpercaya dan jauh dari unsur pornografi. JIka kamu belum memiliki aplikasinya, kamu bisa download Kurio di sini sekarang, gratis!

 

Related Post