Tentang Kumparan dan Misi Besarnya Meredefinisi Media
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home The Prologues Tentang kumparan dan misi besarnya meredefinisi media

Tentang kumparan dan misi besarnya meredefinisi media

Kurio dengan bangga mengumumkan kerja sama konten dengan Kumparan

Pertengahan 2016, sebuah laman daring dengan alamat kumparan.com mulai bisa diakses di internet. Tampilannya sangat minimalis, tegas, tak bertele-tele, hanya kalimat singkat dengan kata-kata kunci yang sangat mudah diingat; “Media Redifinition“.

Beberapa bulan berselang meluncurlah sebuah portal baru, dengan alamat sama, berjuluk kumparan. Konsisten dengan semangat yang sama dan agung: mendefinisi ulang industri media digital di Indonesia. Kemunculan media digital baru ini tak pelak menggebrak ekosistem industri digital tanah air.

Uniknya, kumparan secara konsisten menahbiskan dirinya sebagai perusahaan startup. Tak banyak perusahaan media yang memosisikan diri sebagai perusahaan startup. Sebab startup selalu lekat dengan citra perusahaan yang dinamis dengan budaya kerja kekinian. Digerakkan oleh semangat anak muda yang menggebu-gebu, sehingga menghasilkan produk yang selalu menjadi problem solver, data driven, dan tak jarang pula menabrak pakem yang ada. Perusahaan startup juga banyak bentuknya, mulai dari transportasi, finansial (fin-tech), media sosial, hingga aplikasi berbagi foto. Namun apa jadinya jika sebuah perusahaan media bercorak startup?

Mengadopsi semangat startup, kumparan punya strategi yang berbeda dengan media digital lain. Delapan belas tahun lamanya media online, khususnya di Indonesia, bergerak dengan irama yang sama. kumparan hadir dengan semangat “mengoreksi” irama tersebut. Bagaimana menjelaskan semangat redefinisi itu? Tak perlu jauh mencari, sebab semangat itu langsung hadir lewat nuansa halaman muka kumparan. Baik versi web atau aplikasi di ponsel.

Anda pastinya akrab dengan layanan Facebook, Twitter, Path, atau Instagram. Nuansa layaknya media sosial itu pula yang akan Anda temui ketika mencoba kumparan. Tampilan muka didesain seakan kita sedang menatap sebuah layanan media sosial, semisal News Feed milik facebook, atau Timeline-nya Twitter.

Tak berhenti di sana, Anda punya kebebasan untuk menentukan berita dan konten seperti apa yang bakal muncul di laman kumparan Anda. Konsep “personalisasi” memang masih janggal apabila dikaitkan dengan media online saat ini, terutama di Indonesia. Namun, toh, kumparan tetap berdiri tegak membawa warna baru yang tak lazim ini.

Tampilan aplikasi Kumparan di ponsel berbasis Android
Tampilan Aplikasi Kumparan di Ponsel Android (Foto: Kurio)

Personalisasi tampaknya kurang lengkap tanpa hadirnya fitur interaksi. kumparan juga menyediakan, bahkan mendorong penggunanya, untuk “bersuara” di platform ini. Memberikan komentar dan tanda suka (like) untuk sebuah berita rasanya sangat umum. Karenanya, kumparan mendorong pengguna untuk menulis dan menciptakan konten mereka sendiri. Ditambah, antar pengguna bisa saling mengikuti (follow). Fitur ini cepat diadopsi pengguna, sebab sejak hari pertama peluncurannya kumparan telah mengajak tokoh-tokoh besar Indonesia untuk menulis bersama di platform ini. Sebut saja mantan menteri ESDM Sudirman Said, pegiat antikorupsi Bambang Widjojanto, hingga penulis fiksi kondang AS. Laksana. Semua punya akun dan rajin menyumbangkan gagasan melalui tulisan-tulisannya di kumparan, dan pastinya siap di-follow oleh siapa saja.

Tampilan yang jauh dari kesan kaku ini pula yang membuat kumparan lebih santai untuk memuat berita-berita ringan dan bahkan terkesan selengekan dan pop. Di mana lagi Anda menemukan media online yang menyajikan ulasan mendalam dan ilmiah tentang perkara selengekan dan pop? Kumparan leluasa melakukan pendekatan ini sebab konten hanya akan dihadirkan ke pembaca yang memiliki minat dan ketertarikan ke topik tersebut, tak lagi khawatir akan mengganggu pengguna lain. Selain itu, apapun isu yang tengah diangkat, sejak awal kumparan berkomitmen menjunjung tinggi kredibilitas, serta memegang teguh etika jurnalisme.

Masalah yang kerap muncul terkait fenomena media sosial dan kebebasan adalah persebaran berita bohong (hoax), ujaran kebencian, dan konten negatif lainnya. Bagaimana kumparan mengantisipasi hal tersebut? Rupanya di balik layar kumparan memiliki tim yang berdedikasi untuk senantiasa melakukan penyaringan terhadap konten yang masuk, tim ini punya julukan yang keren: Intelijen Konten. Jadi pembaca tak perlu khawatir akan konten negatif dan hoax.

Dari semua ulasan di atas, muncullah pertanyaan: siapakah dia di balik misi besar mengoreksi industri media digital di Indonsia ini?

Pada 1998, beberapa tokoh hadir menawarkan konsep baru media. Konsep online yang mereka bawa tersebut lantas menggebrak kultur distribusi berita dari konvensional ke digital kala itu. Kini orang-orang yang sama mencoba melakukan gebrakan itu sekali lagi, kali ini melalui kumparan.

Ada Budiono Darsono, Abdul Rahman, Arifin Asydhad, Hugo Diba, Andrias Ekoyuono, hingga Heru Tjatur, nama-nama di balik merajanya media online “angkatan pertama” di Indonesia. Dinakhodai Hugo Diba sebagai CEO, para senior media online tersebut kembali turun gunung, bekerja bersama anak-anak muda penuh talenta menghadirkan pengalaman mengonsumsi berita kekinian ala kumparan.

Kumparan dan Kurio

Berangkat dari kesamaan semangat dan misi, kumparan pada akhirnya memilih Kurio sebagai salah satu kanal distribusi konten-kontennya. Mulai sekarang para pengguna aplikasi Kurio akan dengan mudah menemukan konten-konten berkualitas dari kumparan di Top Stories dan kanal-kanal lain yang relevan.

Belum punya Kurio? Segera dapatkan aplikasi Kurio di Google Play Store atau Apple App Store sekarang juga! Dapatkan update berita dan informasi terbaru dari seluruh dunia, langsung di genggaman Anda, hanya dalam satu aplikasi.

Ayo selalu jadi yang pertama tahu, bersama Kurio!

Related Post

  • kanal berita

    Bagaimana caranya agar bisa kerjasama dengan kurio? saya pengelola sebuah website berita juga.

    terimakasih

    • Iyan

      Langsung saja kirim email ke publisher[at]kurio[dot]co[dot]id.
      Thanks 😉