5 Kisah Demo 4 November
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Bytes of the Week, Curators' Desk 5 Kisah Demo 4 November

5 Kisah Demo 4 November

blogpost-20161104-002article

Jumat, 4 November, puluhan ribu massa gabungan dari berbagai ormas Islam menggelar demonstrasi Aksi Bela Islam. Demonstran yang sudah memadati Jakarta sejak pagi hari, mulai bergerak dari titik-titik di pusat kota Jakarta menuju Istana Negara. Aksi yang digagas oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) serta FPI (Front Pembela Islam) menuntut pemerintah untuk mengupas tuntas kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok secara hukum.

Dari demonstrasi Aksi Bela Islam yang berjalan tertib hingga sekitar pukul 18.00 WIB sayangnya berakhir rusuh. Dari aksi demonstrasi ini ada beberapa poin penting yang patut disimak, diantaranya:

Didemo, Ahok Malah Blusukan

Demonstrasi puluhan ribu massa yang turun ke jalan menuntut untuk mengupas tuntas kasus pendugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok tidak membuat Petahana Calon Gubernur DKI ini berhenti melakukan aktivitasnya.

Ahok memenuhi janji untuk tetap melakukan blusukan walaupun ada aksi damai 4 November di pusat ibu kota dan memilih lokasi ke Muara Karang Jakarta Utara. Ahok tiba di kawasan ruko wilayah Muara Karang sekitar pukul 11.00 WIB untuk meninjau trotoar di lokasi tersebut.

“Ini trotoar kan mau dirancang gaya-gaya Eropa lebar, tapi kita harus perhatikan kebiasaan orang kita, ruko-ruko ini kan tempat mereka tinggal juga. Kaya nasabah bank, dia mengeluh (karena) mobil gak bisa parkir,” kata Ahok di Jalan Muara Karang Elok, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat.

Tak Terpengaruh dengan Demo, Jokowi Tetap Blusukan Ke Bandara Soekarno-Hatta

Massa demonstran yang memadati daerah Istana Negara dan sekitarnya menuntut untuk bertemu langsung dengan Presiden Indonesia, Jokowi untuk menyampaikan tuntutan mereka. Namun, Jokowi berhalangan hadir karena harus memantau beberapa proyek yang sedang berjalan seperti pembangunan jalur kereta di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Didampingi oleh Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, sang Presiden memilih blusukan ke bandara untuk melihat langsung perkembangan pembangunan kereta disana. Peninjauan proyek infrastruktur pembangunan ini telah direncanakan dari jauh-jauh hari.

Diterima Oleh Wakil Presiden

Gagal bertemu langsung dengna Jokowi, demonstran yang diwakili oleh Bahtiar Nasir, Zaitun Rasmin, dan Misbakhun Anam akhirnya diterima oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Dalam pertemuan itu, Bachtiar berharap ada percepatan proses hukum terhadap kasus dugaan penistaan agama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

“Setelah bicara dengan Pak Wapres tentu mewakili Presiden mudah-mudahan bahwa proses hukum akan diproses secepatnya dan tegas,” kata Bachtiar di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat

“Kami sudah berbicara dengan teman-teman yang mewakili massa, saudara Ahok akan dilaksanakan proses hukum yang tegas dan cepat,” kata Jusuf Kalla.

Demo Ricuh

Demo berakhir ricuh di depan Istana Kepresidenan. Massa mulai melempari dan memukuli aparat, polisi pun menembakkan gas air mata berkali-kali. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan pun melaporkan kondisi terkini kepada Menko Polhukam Wiranto. Iriawan langsung menemui Wiranto dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang sedang berada di istana.

Gas air mata ditembakkan karena HMI mencoba serang polisi,” kata Iriawan.

Bentrok, Tiga Mobil Terbakar, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Tiga mobil terbakar dan polisi menembakkan peluru gas air mata untuk menghalau massa ormas Islam yang bertahan dan terlibat bentrok dengan polisi di Jalan Majapahit di sebelah Sekertariat Negara.

Kawasan Istana di Jalan Medan Merdeka Utara terlihat disterilkan oleh polisi dengan memasang kawat berduri di persimpangan jalan Medan Merdeka Barat dan Utara.

 

 

Related Post