Cara Meningkatkan IQ Pada Bayi
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Inside Kurio, Kurio Tips Cara Meningkatkan IQ Pada Bayi

Cara Meningkatkan IQ Pada Bayi

blogpost20161003-article

Perkembangan dan kesehatan anak merupakan prioritas utama bagi para orang tua. Sejak dalam kandungan, orang tua pasti rela melakukan apapun untuk menjaga anaknya untuk tetap sehat dan tumbuh dengan baik.

Masa setelah kelahiran bayi merupakan salah satu waktu yang krusial bagi perkembangan bayi. Sebuah penelitian menyebutkan jika otak bayi dari lahir hingga berumur 2,5 tahun mengalami pertumbuhan paling pesat dan krusial seumur hidupnya. Pada rentang umur ini, bayi mulai belajar untuk mengolah informasi seperti mengenal orang tuanya, cara menggerakkan badannya, hingga mulai mengenali beberapa kata penting yang sering diucapkan oleh orang tuanya.

Untuk memaksimalkan perkembangan otak bayi di masa ini, ada banyak hal yang bisa dilakukan oleh orang tuanya. Selain menjaga agar pertumbuhan otak sang bayi berjalan dengan lancar, kegiatan ini bisa meningkatkan IQ sang bayi ketika beranjak dewasa.

Baca juga: Cara mengukur IQ pada bayi dan anak

ASI

ASI memiliki semua kandungan penting yang dibutuhkan oleh bayi. Mulai dari pertumbuhan otak dan sistem syaraf, ASI pun merupakan sumber imunitas bayi dari infeksi dan bakteri. Selain itu, menurut penelitan dijelaskan jika proses memberi ASI mampu meningkatkan hubungan antara sang ibu dan anaknya. ASI juga dipercaya sangat penting untuk mengingkatkan kecerdasaan seorang anak. Bayi yang lebih banyak mengonsumsi ASI terbukti relatif lebih cerdas dibandingkan dengan anak yang kurang mengonsumsi ASI.

blogpost-20160825-banner

Ajak Berbicara

Seorang peneliti dan penulis buku Lise Eliot, Ph.D percaya jika ada hubungan yang erat antara komunikasi verbal antara orang tua dan bayi dengan tingkat kecerdasan sang anak. Dari sejak lahir, menurutnya bayi sudah memiliki kemampuan untuk menyimpan dan mengolah sebuah kata atau kalimat yang ia dengar. Mengajak berbicara dengan bayi dengan subjek yang sederhana dan menggunakan kata-kata yang tidak rumit akan cepat dimengerti dan diolah oleh sang bayi.

Baca juga: Tanda jika anak sudah siap sekolah

Gendong Bayi Sesering Mungkin

Menggendong bayi dan sering mengajaknya berjalan-jalan ternyata mampu memberikan stimulus yang baik bagi otak sang bayi. Menggendong sambil berjalan-jalan mampu mendorong daya otak bayi untuk dapat memposisikan diri serta mengatur keseimbangan badannya. Hal ini nantinya sangat berpengaruh ketika sang bayi mulai belajar untuk berjalan.

 

 

blogpost-20160831-banner03

Musik dan Buku

Memainkan musik serta membacakan buku kepada bayi merupakan salah satu cara yang paling baik untuk memberikan rangsangan otak serta mempercepat pertumbuhan otaknya. Otak manusia memiliki tempat khusus untuk memproses bahasa dan musik. Jika orang tua sering memberikan rangsangan tersebut, otak bayi memiliki kemungkinan lebih besar untuk dapat berkembang dengan baik.

Sebaiknya hindari radio atau televisi. Terlalu banyak stimuli atau informasi dari televisi atau radio justruakan menghambat perkembangan otak mereka untuk mengolah informasi.

Inti dari semua kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan IQ dan perkembangan otak bayi adalah dengan banyak menghabiskan waktu orang tua dengan sang bayi. Interaksi dan komunikasi ini adalah kunci untuk menjaga pertumbuhan, kesehatan, serta perkembangan bayi.

Suka dengan artikel ini? Masih banyak artikel menarik lainnya seputar dunia anak dan parenting di Kurio. Jika kamu belum memiliki aplikasinya kamu bisa download Kurio di sini!

blogpost-20160830-banner001

 

Related Post