5 Alasan Yang Harus Dihindari Saat Memilih Pekerjaan
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Inside Kurio, Kurio Tips 5 Alasan Yang Harus Dihindari Saat Memilih Pekerjaan

5 Alasan Yang Harus Dihindari Saat Memilih Pekerjaan

5 Alasan Yang Harus Dihindari Saat Memilih PekerjaanMemilih pekerjaan bukan hal yang mudah. Banyak faktor yang menjadi pertimbangan saat kamu memutuskan untuk menjadi siapa dan bekerja di mana. Memang, saat ini kesempatan untuk bisa bekerja di perushaan yang kamu idamkan, posisi yang kamu inginkan, serta pekerjaan yang kamu suka tidak datang setiap waktu. Namun bukan berarti kamu akhirnya memilih untuk mengambil semua pekerjaan yang ditawarkan.

Ada banyak faktor yang kamu harus pertimbangkan sebelum memtuskan untuk bekerja apa dan bekerja di perusahaan mana. Dari beberapa pertimbangan yang ada, di bawah ini adalah hal-hal yang kamu harus hindari saat memilih pekerjaan.

Ambil Pekerjaan Yang Ada

Tidak mudah memang untuk mendapatkan tawaran atau panggilan dari kantor atau perusahaan yang kamu inginkan, namun bukan berarti kamu memutuskan untuk menerima semua panggilan pekerjaan. Ingin menjadi orang yang terbaik dalam bidang yang kamu tekuni serta membangun karir untuk masa depanmu harus dilakukan dari awal.

Ide menerima pekerjaan karena tidak ada pilihan pekerjaan lain bukan alasan yang baik untuk bekerja. Hal ini bisa membawa dampak yang buruk bagi kamu sebagai pegawai dan kinerja perusahaan kamu. Memaksakan diri bekerja di tempat yang tidak sesuai dengan minat serta keinginan, biasanya mampu membuat kamu bekerja tanpa passion, semangat, dan tanpa motivasi.

Pilih Pekerjaan Yang Menawarkan Gaji Paling Besar

Uang atau gaji yang diterima merupakan faktor utama kamu bekerja serta memilih tempat bekerja. Namun, meskipun hal ini jadi pertimbangan utama, gaji bukanlah faktor satu-satunya untuk memilih suatu pekerjaan. Sebelum menerima pekerjaan karena iming-iming gaji yang lebih besar dibanding dengan perkerjaan lainnya, pertimbangkan juga faktor seperti job description, budaya perusahaan, rekan dan suasana kerja, kesempatan untuk naik jabatan, sampai asuransi dan benefit lainnya. Pada akhirnya, gaji besar yang kamu terima tidak berarti apabila kamu tidak menjalankan pekerjaanmu dengan semangat.

Do Something You Are Good At

Kamu mungkin memiliki banyak keahlian atau dapat melakukan banyak hal dengan baik. Namun, jangan jadikan faktor ini sebagai pertimbangan dalam memilih pekerjaan atau karir. Yang kamu dapat lakukan dengan baik tidak selalu merupakan kegiatan yang kamu sukai. Membangun karir dan bekerja sebaiknya didasari juga dengan passion yang kamu miliki agar tidak cepat bosan dan dapat menjalankan tugas dengan penuh semangat.

Kerja Keras = Promosi

Kesempatan untuk mendapatkan penawaran promosi jabatan tidak selamanya datang kepada semua pegawai di sebuah perusahaan. Hanya segelintir orang yang mampu mendapatkan kesempatan ini. Ingin menjadi salah satu orang yang punya kesempatan emas ini?

Jika kamu berfikir dengan bekerja keras adalah jawabannya, kamu salah besar. Untuk membuat kamu sebagai bagian penting dari sebuah perusahaan, kamu harus membuktikan bahwa kamu punya kemampuan yang bisa membawa perusahaan kamu menuju kesuksesaan. Mengeluarkan ide-ide kreatif atau  thinking outside the box merupakan beberapa cara untuk membuat kamu lebih menonjol dari orang lain.

Kantor = Zona Nyaman

Nyaman dengan rekan kerja atau suasana kantor terkadang bisa menjadi boomerang bagi karir kamu. Terlalu nyaman dengan suasana kantor bisa membuat kamu cenderung lebih malas serta cepat bosan dalam bekerja. Lingkungan serta budaya kantor yang baik adalah ketika kamu merasa termotivasi dan tertantang untuk memberikan kemampuan kamu 110%.

Kantor yang ideal adalah tempat kamu bisa mengasah kemampuan kamu, belajar hal-hal baru dari rekan kerja maupun pemimpn, serta memiliki tim yang kompak.

Related Post