5 Bukti Ilmiah Kalau Traveling Baik Untuk Diri Kamu
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Inside Kurio, Kurio Tips 5 Bukti Ilmiah Kalau Traveling Baik Untuk Diri Kamu

5 Bukti Ilmiah Kalau Traveling Baik Untuk Diri Kamu

5 Bukti Ilmiah Kalau Traveling Baik Untuk Diri Kamu | KurioTraveling merupakan salah satu kegiatan yang disukai oleh semua orang. Bahkan, bagi beberapa orang, traveling merupakan kegiatan wajib sama halnya dengan makan dan minum. Tidak hanya menyenangkan, melaui banyak penelitian yang telah banyak dilakukan oleh ilmuwan, traveling memiliki banyak manfaat yang dapat dirasakan oleh manusia.

Maka, ada baiknya jika kamu meluangkan waktu untuk traveling, sendiri, bersama teman, atau pun bersama keluarga. Tidak melulu harus ke tempat yang jauh dan menghabiskan waktu yang lama, libur akhir pekan ke tempat wisata dekat dengan kota kamu pun bisa jadi alternatifnya.

Banyak keuntungan yang bisa didapatkan dari traveling, selain menyenangkan dan mampu mengurangi stress, masih banyak lagi keuntungan yang bisa kamu dapatkan. Berikut adalah hasil penelitian dari para ilmuwan kenapa traveling baik untuk kita.

Merencanakan Liburan Menyenangkan

Penelitian oleh para ilmuwan dari University of Surrey, Inggris berhasil menemukan jika perasaan senang muncul saat manusia sedang merencanakan traveling. Perasaan gembira dan senang sebelum traveling memiliki efek yang positif bagi kesehatan tubuh.

Penelitian ini diperkuat dengan hasil penelitian oleh para ilmuwan dari Cornell University. Menurut mereka, rasa senang yang ditimbulkan saat seseorang mengantisipasi liburan memiliki efek positif yang lebih besar dibandingkan dengan saat seseorang membeli barang yang ia inginkan.

Mengendalikan Stress dan Pikiran Negatif

Inti dari traveling tidak selamanya adalah mengunjungi tempat yang baru. Menurut penelitian dari American Psychological Association pada tahun 2013, tujuan utama dari traveling adalah untuk keluar dari lingkungan dan rutinitas sehari-hari manusia yang merupakan sumber utama stress yang sering dirasakan. Stress dan jenuh dengan kegiatan sehari-hari, traveling bisa jadi salah satu obat yang mujarab

tetapi keluar sejenak dari rutinitas sehari-hari dan lingkungan yang sering membuat orang stress.

Mengurangi Kemungkinan Depresi

Selalu memiliki rutinitas yang sama setiap harinya membuat manusia jenuh yang lama-lama akan berubah menjadi stress. Menurut penelitian yang dilakukan di Marshfield Clinic, Wisconsin, Amerika Serikat, manfaat paling besar dari traveling adalah mengurangi rasa stress. Lebih lanjut penelitian ini menyimpulkan jika sebaiknya kita melakukan traveling minimal dua tahun sekali.

Peneltitian ini juga senada dengan hasil penelitian dari Dr. Margaret J. King, yang menyatakan jika melihat pemandangan, suasana, orang, dan lingkungan yang baru saat traveling akan membuat manusia merasa lebih senang, bertenaga, dan beristirahat lebih baik saat harus kembali menjalankan rutinitas.

Menambah Pengalaman Hidup

Jika harus memilih antara barang-barang mahal atau traveling, mana yang kamu pilih? Bagi beberapa orang barang-barang mewah lebih berharga dibandingkan dengan traveling. Sayangnya, seiring bertambahnya umur, barang yang dibeli mahal tersebut akan habis dimakan waktu. Juga selera manusia yang cenderung cepat berubah karena umur.

Traveling akan memberikan pengalaman dan pelajaran hidup yang bakal akan terus diingat seumur hidup. Menurut penelitian dari Cornel University, pengalaman traveling membeikan rasa senang yang lebih besar dibandingkan dengan memiliki barang berharga.

Mengurangi Resiko Serangan Jantung

Angka kematian yang diakibatkan oleh serangan jantung semakin tinggi setiap tahunnya. Yang menarik untuk dilihat adalah pria yang yang tidak traveling dalam beberapa tahun memiliki kemungkinan 30% lebih besar untuk kena serangan jantung.

Traveling memliki peran besar untuk mengurangi resiko serangan jantung karena aktivitas saat traveling sangat berbeda saat kamu harus duduk seharian di kantor. Menghabiskan waktu seharian dengan berjalan-jalan merupakan olahraga ringan yang terbukti mampu mengurangi resiko serangan jantung sampai 50%.

Related Post