Kurio Lunch Break: 5 Kisah Pelarian Labora Sitorus
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Lunch Break Kurio Lunch Break: 5 Kisah Pelarian Labora Sitorus

Kurio Lunch Break: 5 Kisah Pelarian Labora Sitorus

Lagi-lagi, polisi pemilik rekening triliunan rupiah, Labora Sitorus berhasil mengelabui petugas tahanan. Ia kembali kabur ketika hendak dipindahkan ke LP Cipinang, Jakarta. Lima kisah terbaru terkait aksi pelarian Labora Sitorus kami ringkas dalam Kurio Lunch Break, 7 Maret 2016.

1121

1. Sehari usai kabur, Labora menyerahkan diri. Labora Sitorus, terpidana 15 tahun penjara atas kasus pencucian uang dan pembalakan, diberangkatkan Jakarta, setelah menyerahkan diri ke Mapolres Sorong menjelang subuh tadi. Diterbangkan ke Jakarta, Labora mengenakan topi hitam dan kemeja lengan pendek bermotif batik. Personel kepolisian bersenjata lengkap ikut mengawal Labora Sitorus. Istri dan pengacaranya juga ikut mengawal. Baca lengkap beritanya di Okezone.com >

2. Labora menyerahkan diri karena kelaparan. Terpidana kasus pencucian uang dan pembalakan liar, Labora Sitorus, akhirnya datang dan menyerahkan diri ke Kepolisian Resor Sorong, Papua Barat, pukul 03.00 WIT tadi. Dia datang seorang diri, tidak ditemani siapa pun. “Benar, Labora menyerahkan diri. Dia terdesak dan kelaparan, juga mungkin enggak punya uang,” ujar Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat Brigadir Jenderal Royke Lumowa. Baca lengkap beritanya di Tempo.co >

3. Ketika kabur, Labora diduga bersembunyi di bawah tanah. Warga sekitar menduga Labora Sitorus, terpidana perkara pembalakan liar dan pencucian uang, bersembunyi di ruang bawah tanah dalam areal PT Rotua Kelurahan Tampa Garam, Kota Sorong, agar tidak dieksekusi ke Lapas Cipinang Jakarta. Anjas (34) warga di sekitar PT Rotua di Kelurahan Tampa Garam, Sorong, saat ditemui Minggu (6/3) mengungkapkan Labora Sitorus kemungkinan masih berada di areal perusahaan miliknya, tidak lari kemana-mana. “Kami menduga Labora Sitorus bersembunyi di ruang bawah tanah di areal PT. Rotua, karena yang bersangkutan sudah berjanji hidup dan mati di tempat itu tidak kemana-mana,” kata Anjas. Baca lengkap beritanya di Beritasatu.com >

4. Kerap kabur, Labora kukuh nyatakan tak bersalah. Labora sejak awal menolak gagasan pemindahannya, dan pernah mengancam akan bunuh diri jika benar dipindahkan. Dia merasa tak bersalah dan mengklaim telah terjadi rekayasa dari tingkat penyidik hingga putusan hukum. Pihak keluarga bahkan sudah menyiapkan peti mati di rumahnya andai KemkumHAM ngotot memindahkan Labora ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cipinang. Baca lengkap beritanya di Beritagar.id >

5. 600 orang polisi dikerahkan buru Labora. Kapolres Sorong AKBP Karimudin Ritonga menyatakan telah menerjunkan sebanyak 600 personel guna memburu Labora Sitorus setelah kabur dari tempat tinggalnya saat akan dieksekusi. Setelah memastikan terpidana kasus pembalakan liar dan pencucian uang itu tidak lagi berada di Tampa Garam, Karimudin mengatakan, pihaknya telah melakukan penyekatan wilayah Sorong untuk memperkecil ruang gerak pelarian Labora Sitorus. Baca lengkap beritanya di Okezone.com >

Related Post