Bytes of the Week: News (23-29 Januari 2016)
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Bytes of the Week Bytes of the Week: News (23-29 Januari 2016)

Bytes of the Week: News (23-29 Januari 2016)

Selamat pagi! Ada banyak berita penting selama seminggu ini yang mesti Anda simak. Berikut lima di antaranya yang mungkin Anda lewatkan.

1121

Golkar merapat dukung Jokowi.
Partai Golkar menyeberang ke koalisi pro-pemerintah. Dalam Rapat Pimpinan Nasional kemarin malam, Aburizal Bakrie mengungkapkan pihaknya merapat dukung Presiden Joko Widodo. Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie akan mengubah haluannya dengan menjadi partai pendukung pemerintah. (via Liputan6.com)

ISIS diduga merekrut bandar narkoba kelas kakap.
Diduga, sejumlah bandar narkoba yang sedang ditahan di LP Nusakambangan bergabung dengan ISIS. Salah satu bandar terbesar, Freddy Budiman diduga memasok sejumlah uang ke organisasi teror ini. Bandar narkoba kelas kakap ini pun dikabarkan bergabung dengan organisasi radikal ISIS. Terpidana mati kasus narkoba itu saat ini ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur, Bogor. (via Viva.co.id)

Kasus pembunuhan Mirna jalan di tempat.
Polisi masih rahasiakan pembunuh Mirna meski akui telah temui titik terang dalam kasus tersebut. Beberapa saksi telah diperiksa, kapan polisi tentukan tersangka kasus sianida di kopi Mirna? Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Krishna Murti mengaku masih mendalami kasus yang tengah menjadi perhatian publik. Krishna pun tidak mengelak, ketika disebut lama dalam mengungkap kasus ini. “Jadi, bukti yang kami miliki itu bukti mati, ada CCTV, lokasi, dan kopi juga bukti mati. Untuk menghidupkan bukti mati tersebut bisa berbicara, kami membutuhkan keterangan ahli. Itu butuh analisis, karena ada waktunya dan proses yang lama,” ujar Krishna. (via Viva.co.id)

Ridwan Kamil digadangkan tandingi Ahok di Jakarta.
Ahok mengaku sedikit takut bila Walikota Bandung, Ridwan Kamil mencalonkan diri di Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017. “Kalau dia (Kang Emil) sudah pasang (mendeklarasikan maju sebagai cagub DKI), dia bisa mengalahkan saya. Bisa saja,” kata Ahok. Ridwan Kamil sudah banyak dilirik sejumlah partai untuk menduduki posisi sebagai Gubernur DKI Jakarta. Dari sejumlah survey, namanya kerap muncul membuntuti Ahok dalam bursa pemilihan Gubernur DKI Jakarta. (via JPNN.com)

Hary Tanoe dilaporkan ke Bareskrim.
Mengancam jaksa, pengusaha, dan politikus Hary Tanoesoedibjo dilaporkan ke pihak kepolisian.  Puluhan jaksa yang menyidik kasus dugaan korupsi restitusi pajak PT. Telecom Mobile 8 yang diduga melibatkan pengusaha Hary Tanoesoedibjo datang ke Badan Reserse Kriminal Markas Besar Polri, Kamis (28/1/2016). Mereka melaporkan kasus ancaman melalui SMS yang diduga dari Hary Tanoe. Kasus dugaan ancaman tersebut pertamakali diungkapkan Jaksa Agung H. M. Prasetyo saat rapat kerja dengan Komisi III DPR, Rabu (20/1/2016). Di tengah rapat, Prasetyo mengeluhkan adanya SMS berisi ancaman dari seseorang yang mengaku sebagai Hary. (via Suara.com)

Bytes of the Week adalah rangkuman lima berita paling menarik setiap minggunya yang dikurasi oleh tim kurator Kurio. Artikel yang diangkat pada rubrik ini dipilih berdasarkan kualitas keberitaan, sumber yang terpercaya, dan fungsinya bagi khalayak. Anda dapat mengikuti topik-topik terkait di aplikasi Kurio.

Related Post