Bytes of The Week: News (16-22 Januari 2015)
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Bytes of the Week Bytes of The Week: News (16-22 Januari 2015)

Bytes of The Week: News (16-22 Januari 2015)

Selamat pagi! Banyak hal menarik yang terjadi dan tercatat di Indonesia seminggu lalu. Berikut lima berita yang mungkin saja Anda lewatkan.

BOTW

Bantahan Bahrun Naim lewat blog terlarang
Terduga dalang teror di Thamrin, Jakarta Pusat, Bahrun Naim membela diri dari semua tuduhan lewat blog pribadinya. Ia menegaskan tak terlibat apapun dalam teror yang menewaskan delapan orang tersebut. Lantas, apa isi blog Bahrun Naim? Pada 2014, Naim berangkat ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS. Selama di Suriah, Naim aktif menulis pelbagai hal terkait teknis penyerangan di laman pribadinya www.bahrunnaim.co. Di laman itu, dia membagi berbagai informasi mengenai Daulah Islamiyah. Yang cukup mengejutkan, Naim membagi berbagai informasi cara membuat bom hingga strategi membangun teror (via Dream.co.id)

Siapa tuang sianida di kopi Mirna?
Polisi mulai menguak sejumlah fakta baru terkait pembunuhan Wayan Mirna di sebuah kafe di pusat kota Jakarta. Selain memastikan pada pekan ini, ada 15 gram sianida di kopi yang diseruputnya, polisi mulai intensif memeriksa sejumlah saksi. Polisi menyasar kesaksian dua kawan Mirna yang menemaninya minum kopi siang itu, Jessica Wongso dan Hani. Polisi mencurigai kejanggalan sejumlah hal, seperti hilangnya celana Jessica–yang memesankan kopi untuk Mirna, ketika polisi memintanya untuk dijadikan barang bukti (via Liputan6.com)

Netizen ragukan kecanggihan Iron Man dari Bali
Sejumlah orang di media sosial meragukan kecanggihan teknologi yang diaplikasikan oleh I Wayan Sumardana. Ia menjadi terkenal karena bisa kembali menggerakan tangannya yang lumpuh lewat lengan robotik yang digerakkan sensor otaknya. Namun, menurut pendapat sejumlah orang ada kejanggalan dalam teknologi tersebut. Setidaknya tiga orang menyebut bahwa aksi Wayan Sumardana, hoax (Rimanews.com)

Kampung dibakar, bagaimana nasib pengikut Gafatar?
Organisasi masyarakat Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) masih menjadi sorotan lantaran diduga mengajarkan ide menyimpang. Namun, lantaran banyak orang menolak kehadiran mereka, beberapa di antaranya mulai buka suara. Sejumlah pengikutnya kini resahdan meminta dilindungi aparat berwajib dari kemungkinan diusir oleh warga lain apalagi setelah terjadi pembakaran di kampung mereka di Barito Selatan, Kalimantan Tengah (via Merdeka.com)

Gerebek pesta narkoba, polisi tewas dikeroyok massa
Pekan ini, seorang polisi, Bripka Taufik Hidayat dan informannya, Japri tewas usai penggerebekan yang berakhir gagal di Kampung Berlan, Jakarta Timur. Keduanya malah dikeroyok massa saat menggerebek pesta sabu yang melibatkan sekitar lima orang di kawasan tersebut. Beberapa hari kemudian, polisi berhasil membekuk pimpinan aksi penyerangan terhadap Taufik. Pelaku diketahui bernama Ali Badak, ia ditembak mati kala hendak melarikan diri saat disergap polisi (via Merdeka.com)

Bytes of the Week adalah rangkuman lima berita paling menarik setiap minggunya yang dikurasi oleh tim kurator Kurio. Artikel yang diangkat pada rubrik ini dipilih berdasarkan kualitas keberitaan, sumber yang terpercaya, dan fungsinya bagi khalayak. Anda dapat mengikuti topik-topik terkait di aplikasi Kurio.

Related Post