Kurio Lunch Break: 5 Kisah 'Penculikan' Kevin Aprilio oleh Gafatar
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Inside Kurio Kurio Lunch Break: 5 Kisah ‘Penculikan’ Kevin Aprilio oleh Gafatar

Kurio Lunch Break: 5 Kisah ‘Penculikan’ Kevin Aprilio oleh Gafatar

TRENDING

Organisasi Gerakan Fajar Nusantara atau Gafatar kini sedang jadi perbincangan hangat. Gafatar diduga sebagai organisasi sesat yang tengah menghimpun kekuatan dengan cara merekrut banyak orang, salah satunya Kevin Aprilio. Lima kisah tentang organisasi ini kami ringkas dalam Kurio Lunch Break, Selasa, 12 Januari 2015:

1. Keanehan Gafatar terkuak usai ‘penculikan’ dr Rica dan Kevin Aprillio. Rica dilaporkan hilang pada 30 Desember 2015, ia ditemukan di Kalimantan bersama dua perekrutnya yang merupakan anggota Gafatar. Kevin Aprilio, pemuda berusia 16 tahun juga hilang tak lama setelah Rica. Namun hingga saat ini, Kevin belum kunjung ditemukan polisi. Baca lengkap beritanya di Metrotvnews.com >

2. Bagaimana cara Gafatar merekrut anggotanya. Sebagai penguat, Gafatar kerap menggunakan doktrin perubahan. Propaganda berupa ketidakadilan yang diterima warga negara, menjadi rumus ampuh untuk merekrut anggota khususnya para generasi muda. “Dengan sugesti bahwa hukum di Indonesia kacau, tidak berlandaskan Islam, maling ayam di hukum berat, koruptor di hukum ringan, dengan itu mereka mengajak anak muda, (lalu) ini lho wadahnya perubahan yaitu Gafatar,” ujar Ken. Baca lengkap beritanya di Viva.co.id >

3. Gafatar, organisasi tercatat resmi di pemerintahan. “Gafatar Ini terdaftar di Kemendagri sebagai ormas yang resmi, sampai sekarang. Karena tidak ada bukti yang kuat, makanya pemerintah sejauh ini hanya memonitor saja,” kata Menurut Pendiri NII (Negara Islam Indonesia) Crisis Center, Ken Setiawan, Gafatar merupakan organisasi yang lahir dari sempalan NII. Baca lengkap beritanya di Viva.co.id >

4. Keanehan Gafatar, larang salat lima waktu dan puasa. Peneliti Pusat Studi Keamanan dan Perdamaian Universitas Gadjah Mada (UGM) ini menjelaskan kesesatan Gafatar bisa dilihat dari kacamata apa yang diajarkan kepada pengikutnya. Gafatar, kata dia, mengajarkan agar pengikutnya tidak menjalankan salat lima waktu dan puasa Ramadan. Baca lengkap beritanya di Metrotvnews.com >

5. Sebelum menjadi Gafatar, organisasi ini bernama Milah Abraham. Organisasi tersebut juga sempat berganti nama menjadi Negara Karunia Tuhan Semesta Alam (NKSA). Milah Abraham dicap sebagai komunitas ajaran sesat karena mencampuradukkan ajaran Islam, Nasrani, dan Yahudi. Kelompok ini sempat marak di Depok, Jawa Barat, pada 2010. Baca lengkap beritanya di Bintang.com >