Bytes of the Week: Technology & Science (24-30 Desember 2015)
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Bytes of the Week Bytes of the Week: Technology & Science (24-30 Desember 2015)

Bytes of the Week: Technology & Science (24-30 Desember 2015)

Selamat pagi! Banyak hal menarik yang terjadi dan tercatat di dunia teknologi dan sains selama seminggu lalu. Berikut lima berita yang mungkin saja Anda lewatkan.

Google Glass terbaru. (foto: 9to5Google)
Google Glass terbaru. (foto: 9to5Google)

Tak banyak perubahan pada Google Glass terbaru.
Sebuah foto perangkat Google Glass Enterprise Edition jadi viral minggu ini. Tech-addicts akhirnya bisa melihat wujud si kacamata canggih terbaru yang akan dirilis Google. Tak banyak yang berubah dari segi fisik, kecuali bingkainya bisa dilipat. Dari sisi teknologi, Google menanam prosesor Intel Atom yang lebih cepat dan komponen optik kamera yang mantap. (via Dailysocial.id)

Spotify kena batunya.
Baru-baru ini, David Lowery, personil band rock Cracker mengajukan gugatan pada Spotify atas tuduhan menyebarkan musiknya tanpa izin. Tak tanggung-tanggung, David meminta ganti rugi sebesar 150 juta dolar AS. Aksi gugatan ini terbilang ‘panas’, karena bentuknya merupakan class action, jadi musisi lain yang memiliki kerugian serupa bisa ikut bergabung dalam gugatan ini. (via Gopego.com)

Berkah buat Apple selama Natal.
Sebuah riset yang dirilis Flurry Analytics menyimpulkan bahwa selama libur Natal kemarin, aktivitas perangkat mobile baru berbasis iOS memimpin di Amerika Serikat. Sebanyak 49.1% perangkat baru iOS diaktifkan selama libur Natal lalu, sementara perangkat Samsung mengikuti di daftar pada peringkat kedua (19,8%). Aktivasi ini menandakan periode yang baik bagi Apple pada kuartal keempat 2015. (via Selular.id)

Pasangan ini sambut ‘kelahiran kedua’ anjing kesayangannya.
Dylan adalah anjing milik Laura Jacques dan Richard Remde yang meninggal karena serangan jantung. Saking mencintainya, sampel si anjing ini dibawa ke Korea Selatan untuk dikloning. Dan, berhasil. Chance, nama anjing itu, merupakan kloning pertama ras anjing tersebut yang sampelnya diambil dari anjing yang sudah mati. Operasi kloning ini memakan biaya sebesar Rp1,3 miliar. (via Okezone.com)

Orang masih menonton televisi hitam-putih di negeri ini.
Walau kini sudah eranya smart TV, orang-orang di Inggris masih banyak yang menonton acara favorit mereka melalui televisi ‘jadul’, hitam-putih. Menariknya, kota yang cenderung ‘gemerlap’ dengan hal-hal kekinian, London, malah punya angka tertinggi soal penggunaan TV hitam-putih. Menurut juru bicara TV Licensing, Jason Hill, eksistensi TV hitam-putih masih menempati hati para pencintanya di tengah era perangkat pintar. (via Viva.co.id)

Bytes of the Week adalah rangkuman lima berita paling menarik setiap minggunya yang dikurasi oleh tim kurator Kurio. Artikel yang diangkat pada rubrik ini dipilih berdasarkan kualitas keberitaan, sumber yang terpercaya, dan fungsinya bagi khalayak. Anda dapat mengikuti topik-topik terkait di aplikasi Kurio.

Related Post