Kurio Lunch Break: 5 Kisah Terompet Berbahan Sampul Al-Quran
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Lunch Break Kurio Lunch Break: 5 Kisah Terompet Berbahan Sampul Al-Quran

Kurio Lunch Break: 5 Kisah Terompet Berbahan Sampul Al-Quran

TRENDING

Di sejumlah tempat di Jawa Tengah, ditemukan terompet berbahan baku sampul Al-Quran. Polda Jateng menyita  2,3 ton kertas bahan pembuat terompet kontroversial tersebut. 5 kisah terompet berbahan sampul Al-Quran kami ringkas dalam Kurio Lunch Break, Selasa, 29 Desember 2015.

1. Identitas perusahaan pembuat terompet Al-Quran sudah terkuak. Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kementerian Agama, Mukhtar Ali, mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi kepada masyarakat yang melaporkan kepada Kepolisian setempat dan direspons cepat oleh pihak aparat keamanan. “Kami juga telah meminta keterangan kepada pimpinan puncak perusahaan, CV Aneka Ilmu yang pada tahun 2013 pernah memenangkan tender pengadaan Alquran di Kemenag,” tegasnya. Baca lengkap beritanya di Republika.co.id >

2. Sejumlah pihak meminta oknum pembuat terompet Al-Quran harus ditangkap. “Pengusutan harus sampai tuntas menemukan aktor intelektualnya mengingat peristiwa ini telah berulang kali terjadi seperti kasus celana jean dan kaos bertuliskan ayat Quran, kasus sandal berlafadz Allah,” ujar Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Sodik Mujahid. Baca lengkap beritanya di Republika.co.id >

3. Polisi sudah gerebek perusahaan pembuat terompet Al-Quran. Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah mengamankan 2,3 ton kertas sampul Alquran yang diduga dipakai sebagai bahan baku untuk membuat terompet yang sempat beredar di Kabupaten Kendal. “Disita dari produsen di Klaten,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Liliek Darmanto di Semarang, Senin 28 Desember 2015. Selain itu, kata dia, polisi juga telah memeriksa tiga orang yang terkait dengan pembuatan terompet tersebut. Baca lengkap beritanya di Tempo.co >

4. Lintas provinsi, terompet Al-Quran juga ditemukan di Bekasi. Terompet dengan bahan dasar kertas bertuliskan huruf Alquran tidak hanya merebak di salah satu minimarket di wilayah Kabupaten Kendal, Jawa Tengah tetapi sudah menyebar di Bekasi. Abdul Manaf alias Ompong bin Cain (40) seorang pedagang terompet dengan bahan dasar kertas bertuliskan huruf Alquran terpaksa diamankan Polsek Cikarang Barat, Bekasi. Ompong ditangkap pada Senin 28 Desember 2015. Baca lengkap beritanya di Okezone.com >

5. Terompet Al-Quran sengaja didesain untuk mengadu domba umat? Di penghujung akhir tahun 2015, publik dihebohkan dengan beredarnya ratusan terompet yang terbuat dari sampul Alquran di Kendal, Jawa Tengah. Politisi Partai Gerindra, Sodiq Mudjahid mengatakan, kejadian tersebut jelas bukan suatu hal yang tidak disengaja. Artinya, dia mensinyalir memang ada unsur kesengajaan untuk menciptakan kegaduhan berujung keresahan, sehingga bisa memecahbelah persatuan dan kesatuan umat beragama di Indonesia. Baca lengkap beritanya di Okezone.com >