Kurio Lunch Break: 5 Kisah Macet Akhir Tahun Makan Korban
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Early Brief Kurio Lunch Break: 5 Kisah Macet Akhir Tahun Makan Korban

Kurio Lunch Break: 5 Kisah Macet Akhir Tahun Makan Korban

LUNCH BREAK

Kemacetan saat liburan akhir tahun lebih parah dari arus mudik 2015. Pemerintah dituntut bertanggung jawab karena dianggap lalai mengantisipasi melonjaknya arus kendaraan di akhir tahun. Lima kisah kemacetan akhir tahun kami ringkas di Kurio Lunch Break, 28 Desember 2015.

1. Alasan kemacetan parah di akhir tahun. Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Condro Kirono pun mengungkapkan penyebab terjadinya kemacetan parah saat liburan Natal kemarin. Ia menerangkan, 3 juta lebih mobil pribadi dari Jakarta, 1 juta lebih kendaraan pribadi dari daerah sekitar Jakarta, dan 12 juta sepeda motor mendadak memenuhi jalanan Jakarta. Khususnya yang mengarah ke tol Ciawi, tol Cikampek, dan tol Jakarta-Merak. Baca lengkap beritanya di Liputan6.com >

2. Merasa gagal atasi macet, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub mengundurkan diri. Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan Djoko Sasono menyatakan mundur dari jabatannya. Penyebabnya adalah kemacetan lalu lintas parah yang terjadi pada 23-24 Desember 2015 lalu. “Sebagai bentuk tanggung jawab saya, dengan ini saya menyatakan berhenti,” ujarnya dalam konferensi pers di kantornya, Sabtu 26 Desember 2015. Baca lengkap beritanya di Tempo.co >

3. Macet bukan hanya salah Kementerian Perhubungan. Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi ‎mengungkapkan, kemacetan parah saat libur Natal lalu bukan saja kesalahan tunggal Dirjen Hubdar. Ada pihak lain yang patut ikut dimintai pertanggungjawaban atas kemacetan parah tersebut. Salah satunya Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk, Adityawarman serta Kepolisian RI yang bertugas mengatur lalu lintas kendaraan. Baca lengkap beritanya di Liputan6.com >

4. Macet parah karena salah prediksi. Pengamat Transportasi, Danang Parikesit menyayangkan pengunduran diri Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Dirjen Hubdat Kemenhub), Djoko Sasono. Ia menilai, kemacetan parah di beberapa ruas terutama jalan tol menjelang Natal hanya kesalahan prediksi sehingga tak perlu membayarnya dengan pengunduran diri. Baca lengkap beritanya di Liputan6.com >

5. Kemacetan bisa mengular hingga 10 kilometer saat Natal. Kepadatan kendaraan arus balik liburan panjang Natal 2015 sudah mulai terlihat. Hal tersebut terjadi di ruas tol Jakarta-Cikampek. Kemacetan di ruas tol penghubung Jawa Barat-DKI Jakarta ini mencapai 10 kilometer. Baca lengkap beritanya di Tribunnews.com >

Related Post