Bytes of The Week: News (5-11 Desember 2015)
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Bytes of the Week Bytes of The Week: News (5-11 Desember 2015)

Bytes of The Week: News (5-11 Desember 2015)

Selamat pagi! Banyak hal menarik yang terjadi dan tercatat selama seminggu lalu. Berikut lima berita yang mungkin saja Anda lewatkan.

bytes

Pilkada serentak 2015, partai mana yang paling ‘sukses’?

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang digelar di 264 wilayah di seluruh Indonesia sukses digelar pada pekan ini. Hanya lima daerah yang mengalami penundaan pilkada. Hasil pilkada serentak diklaim oleh sejumlah partai pengusung. PDI-Perjuangan mengklaim menang di 160 daerah, Partai Demokrat mengklaim menang di 112 daerah, Partai Amanat Nasional mengklaim menang di 140 daerah. Sementara itu Golkar mengklaim dengan cara lain, mereka mengklaim bahwa 52 persen pasangan yang mereka ajukan memenangi pilkada (via Merdeka.com)

Setya Novanto laporkan Sudirman Said ke polisi

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto laporkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral ke Bareskrim Polri. Melalui pengacaranya, Firman Wijaya, Sudirman Said telah merugikan nama baik kliennya. Pengaduan pada Pak menteri Sudirman Said, ini adalah pilihan rasional, dan pilihan kondisional. Tentu tidak lain karena beredar kepalsuan terencana sehingga mengakibatkan reputasi nama baik beliau (Novanto),” ujar Firman. Setnov melaporkan Sudirman Said ke Bareskrim Polri atas tuduhan pencemaran nama baik, fitnah dan Undang-undang ITE. Firman mengatakan, laporan tersebut merupakan bentuk sakit hati Setnov atas tuduhan Sudirman Said (via Merdeka.com)

 

Ahok merasa dirinya jadi korban kriminalisasi KPK

Mendadak batal diundang sebagai pembicara di perayaan Hari Anti Korupsi, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meradang. Ia mengatakan bahwa ada upaya pengkriminalisasian terhadap dirinya oleh para pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi. Plt pimpinan KPK, Indriyanto Seno Adji, mengaku aneh dengan ucapan Basuki tersebut. Ditegaskannya, KPK tidak pernah ada istilah kriminalisasi. “Saya kurang paham maksud beliau. KPk tidak akan pernah ada istilah kriminalisasi karena kami sangat menghormati HAM dari individu maupun kelembagaan,” ucapnya (via Merdeka.com)

Musibah maut di pintu rel dan lift Jakarta

Setidaknya 18 orang tewas dalam dua kecelakaan yang terjadi di Jakarta pekan ini. Dua karyawan PT Nestle Indonesia meninggal dunia setelah lift di Perkantoran Arkadia jatuh dari lantai tujuh. 16 nyawa lain melayang saat terjadi kecelekaan di kawasan Angke, Tambora, Jakarta Barat. 12 korban tewas seketika akibat ulah ugal-ugalan sopir Metromini yang menerabas pintu perlintasan kereta. Empat korban lain meninggal setelah mendapat perawatan di Rumah Sakit (via Liputan6.com)

Donald Trump larang muslim masuk Amerika Serikat

Bakal calon Presiden dari Partai Republik, Donald Trump melarang muslim masuk ke wilayah Amerika Serikat. Ujaran kebencian anti-Islam itu adalah respon pengusaha properti tajir ini atas penembakan massal di San Bernardino, California, pekan lalu yang menewaskan 14 orang. Serangan bermotif terorisme itu pelakunya pasangan suami-istri imigran muslim. Ia mengatakan itu sebagai janjinya bila terpilih sebagai presiden dalam pemilihan mendatang. Umat muslim disebutnya akan dilarang masuk ke Amerika dari jalur darat, laut, dan udara (via Merdeka.com)

Bytes of the Week adalah rangkuman lima berita paling menarik setiap minggunya yang dikurasi oleh tim kurator Kurio. Artikel yang diangkat pada rubrik ini dipilih berdasarkan kualitas keberitaan, sumber yang terpercaya, dan fungsinya bagi khalayak. Anda dapat mengikuti topik-topik terkait di aplikasi Kurio.

Related Post