Bytes of The Week: News (28 November-4 Desember 2015)
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Bytes of the Week Bytes of The Week: News (28 November-4 Desember 2015)

Bytes of The Week: News (28 November-4 Desember 2015)

Selamat pagi! Ada banyak berita penting dari dalam negeri selama seminggu ini. Berikut lima di antaranya yang mungkin Anda lewatkan.

Rekaman lengkap Setya Novanto dibuka, isinya mengejutkan!
Rekaman lengkap berdurasi lebih dari dua jam itu diputar dalam sidang etik Mahkamah Kehormatan Dewan, kemarin. Rekaman tersebut berisi perbincangan antara Ketua DPR Setya Novanto, pengusaha Riza Chalid, dan Presdir PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin. Terkuak sejumlah hal mengejutkan dari perbincangan tersebut. Dalam rekaman, Setya Novanto seolah bisa mengatur banyak hal. “Kalau mendengar rekaman akan ada suasana di mana seolah Setya Novanto bisa mengatur banyak hal yang bukan urusannya,” kata Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Sudirman Said. Tak hanya soal Freeport, Setya dan Riza juga menggunjingkan hal lain dalam rekaman itu, meliputi nama baik Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Pada Kamis (3/12), Maroef yang bersaksi di MKD membenarkan rekaman tersebut. Menurut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, bila Maroef benarkan isi rekaman, tak hanya pelanggaran etik, namun juga ada unsur pelanggaran pidana yang dilakukan Setya. (via Metrotvnews.com)

Novel Baswedan hampir ditahan polisi di Bengkulu.
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan hampir saja ditahan di Polda Bengkulu pada Kamis malam, 3 Desember 2015. Derasnya arus perlawanan terhadap aksi serampangan pihak kepolisian membuat polisi urung menahan penyidik berkepala plontos tersebut. Novel sebelumnya dipanggil untuk pemeriksaan kasus penganiayaan pencurai sarang burung walet tahun 2004 ini, diterbangkan ke Bengkulu karena berkas perkaranya sudah dilimpahkan polisi ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu, karena sudah P21. (via Beritasatu.com)

Lamborghini Maut telan satu nyawa di Surabaya.
Dua mobil mewah terlibat tabrakan maut di Surabaya. Salah satu mobil, Lamborghini yang dikendarai Wiyang Lautner oleng saat terlibat balap liar bersama kawannya. Mobil mewah yang hilang kendali itu langsung menubruk sebuah warung kaki lima dan menewaskan satu orang. Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKB Andre Manuputti mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman lagi. “Kita belum bisa memastikan itu balapan liar atau tidak. Kalau memang iya, berarti ada unsur kesengajaan. Yang jelas pengemudi statusnya sudah tersangka,” (via Liputan6.com)

Penyebab jatuhnya pesawat Air Asia terungkap.
Jatuhnya pesawat Air Asia QZ 8501 telah rampung diinvestigasi oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi. Menurut KNKT, Air Asia jatuh bukan karena faktor cuaca. Pesawat tujuan Surabaya-Singapura itu jatuh karena mengalami stall (kehilangan daya dorong) berkepanjangan. Stall ialah kondisi ketika pesawat kehilangan daya untuk terbang akibat aliran udara pada sayap terlalu lambat. Kesimpulan ini didapat setelah melakukan analisis terhadap data penerbangan atau flight data recorder (FDR) dan perekam suara kokpit atau cockpit voice recorder (CVR). (via Beritagar.id)

Tak capai target, Dirjen Pajak mengundurkan diri.
Direktur Pajak Kementerian Keuangan Sigit Priadi mengundurkan diri dari jabatannya, Selasa (1/12). Ia mundur karena target penerimaan pajak 2015 tidak tercapai. Nilai target penerimaan pajak tahun ini mencapai Rp1.294 triliun, namun ia baru mencapai angka 82 persen dari total target. Ia untuk sementara digantikan Staf Ahli Ditjen Pajak Ken Dwijugiasteadi untuk menjabat Plt Dirjen Pajak efektif per 2 Desember 2015. Langkah mundur Sigit ini mendapat apresiasi dari sejumlah pihak, karena di Indonesia jarang sekali pejabat yang kinerjanya tak maksimal, mundur dari jabatannya (via Merdeka.com)

Bytes of the Week adalah rangkuman lima berita paling menarik setiap minggunya yang dikurasi oleh tim kurator Kurio. Artikel yang diangkat pada rubrik ini dipilih berdasarkan kualitas keberitaan, sumber yang terpercaya, dan fungsinya bagi khalayak. Anda dapat mengikuti topik-topik terkait di aplikasi Kurio.

Related Post