Bytes of the Week: Lifestyle (28 November-4 Desember 2015)
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Bytes of the Week Bytes of the Week: Lifestyle (28 November-4 Desember 2015)

Bytes of the Week: Lifestyle (28 November-4 Desember 2015)

Selamat pagi! Sambil bersantai sabtu, simak juga informasi seputar dunia lifestyle yang mungkin sempat Anda lewatkan.

Penari Bali. (Flickr/J.P. Esperança)
Penari Bali. (Flickr/J.P. Esperança)

Sembilan tari Bali ditetapkan sebagai warisan budaya dunia.
Lagi-lagi Indonesia patut berbangga. Berkat sumber daya budayanya, 2 Desember lalu, UNESCO menetapkan sembilan tari Bali sebagai “Warisan Budaya Dunia Tak Benda”. Penetapan sembilan tari Bali itu dilakukan setelah melewati sidang Komite Warisan Budaya Dunia Tak Benda UNESCO di Wiendhoek, Namibia, Afrika Selatan. Sembilan tari Bali itu di antaranya adalah Tari Rejang, Tari Sabghyang Dedari, Tari Baris Upacara, Tari Topeng Sidhakarya, Drama Tari Gambuh, Drama Tari Wayang Wong, Tari Legong Keraton, Tari Joged Bumbung, dan Tari Barong Ket Kuntisraya. Sebelumnya, UNESCO juga telah mengakui wayang (2008), keris (2008), batik (2009), pendidikan dan pelatihan tentang batik (2009), angklung (2010), tari Saman (2011), dan noken Papua (2012) sebagai Warisan Budaya Tak Benda.‎ (via Viva.co.id)

Baru rilis, Lip Kit by Kylie (Jenner) langsung ludes.
Selebriti berbibir seksi yang juga merupakan adik kandung Kendall Jenner, akhirnya menjawab misteri lipstik yang sering digunakan pada banyak tutorial makeup-nya di Youtube. 30 November lalu lewat akun Instagramnya, ia meluncurkan Lip Kit by Kylie. Lipstik dengan merek namanya sendiri tersebut dijual di salah satu e-commerce di US. Koleksi lipstik pertama miliknya ini diakui Kylie memang khusus dijual secara online saja. Untuk varian, ada tiga warna lipstik sesuai dengan kepribadian dan warna yang biasa ia gunakan sehari-hari, seperti Candy K (nuansa pink), Dolce K (nude), dan True Brown (dark brown). Baru saja resmi dijual, ketiga shades lipstick tersebut langsung sold out, hebat! (via Fimela.com)

Parfum unisex Genderless dari Calvin Klein.
Mengikuti isu mengenai gender yang memang sedang ramai, Calvin Klein mengumumkan parfum terbaru mereka. Mengikuti kesuksesan parfum unisex pertama mereka selama 21 tahun, CK One, kali ini Calvin Klein memberikan nama CK2 untuk parfum genderless kedua mereka. Camillo Pane, selaku wakil presiden dari perusahaan Coty yang memegang lisensi parfum Calvin Klein menjelaskan bahwa rilisnya parfum ini karena CK ingin turut merayakan bersama era modern yang memungkinkan hubungan antar dua manusia. Dengan perpaduan aroma kayu, wasabi, bebatuan, dan juga sentuhan bunga, CK2 merayakan semangat kebebasan dalam memilih identitas dan preferensi seksual yang kuat. (via Joyindonesia.com)

Putri Pariwisata Indonesia 2015.
Jumat (28/11), malam final Putri Pariwisata Indonesia 2015 berlangsung dan ditayangkan live pukul 8 malam di Rajawali Televisi. Sebelumnya, para finalis sudah melalui proses karantina selama 13 hari. Dengan lima dewan juri yang sudah ‘mengelotok’ di bidang pariwisata, malam final Putri Pariwisata Indonesia 2015 mengambil tema ‘Bringing Indonesian Culture of the World‘. Sebelum mengumumkan pemenang tahun ini,  Syarifah Fajri Maulidiyah, Putri Pariwisata Indonesia 2014 tampil di atas panggung. Riri menjelaskan selama setahun menjabat banyak kegiatan yang ia lakukan dari bertugas ke berbagai daerah hingga mewakili Indonesia di ajang Miss Tourism International 2014 di Malaysia. Setelah itu, diumumkanlah nama-nama yang menyabet beberapa kategori, dan keluarlah nama Dikna Faradiba yang dinobatkan sebagai Putri Pariwisata Indonesia 2015. (via Indonesianpageants.com)

Tempat istimewa untuk Indonesia di Museum Etnologi Vatikan.
Indonesia mendapat tempat istimewa di Museum Etnologi yang berlokasi di dalam benteng Vatican City, Vatikan. Di museum yang setiap tahun dikunjungi enam juta wisatawan itu,  Galeri Kebudayaan Indonesia mendapat tempat terluas di antara semua negara lain di dunia. Memasuki ruang Museo Etnologico Musei Vaticani, para pengunjung disambut patung Suku Asmat bercorak primitif dari Papua. Patung Katu dengan sosok dua manusia atas bawah itu tinggi menjulang di sudut kanan ruangan, dari lantai sampai ke langit-langit sekitar 8 meter, setara dengan lukisan dan patung-patung seni karya Michael Angelo. Selain itu, Penjor Bali, Wayang Kulit, replika Borobudur, dan  masih banyak lagi benda lainnya, dipamerkan dalam museum tersebut. (via republika.co.id)

Bytes of the Week adalah rangkuman lima berita paling menarik setiap minggunya yang dikurasi oleh tim kurator Kurio. Artikel yang diangkat pada rubrik ini dipilih berdasarkan kualitas keberitaan, sumber yang terpercaya, dan fungsinya bagi khalayak. Anda dapat mengikuti topik-topik terkait di aplikasi Kurio.

Related Post