Bytes of the Week: Technology & Science (21-27 November 2015)
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Bytes of the Week Bytes of the Week: Technology & Science (21-27 November 2015)

Bytes of the Week: Technology & Science (21-27 November 2015)

Selamat pagi! Banyak hal menarik yang terjadi dan tercatat di dunia teknologi selama seminggu lalu. Berikut lima berita yang mungkin saja Anda lewatkan.

Tech-Tats. (Chaotic Moon Studios)
Tech-Tats. (Chaotic Moon Studios)

Tech-Tats adalah definisi teknologi wearable mutakhir.
Setelah eranya smartwatch, tampaknya menanamkan langsung teknologi di dalam tubuh akan menjadi tren selanjutnya. Baru-baru ini Chaotic Moon Studios merilis tato khusus yang diberi nama Tech-Tats, yang ditanamkan di balik kulit dan dapat memantau lokasi serta kesehatan orang tersebut. Sayangnya, teknologi ini masih dalam tahap pengembangan. (via Beritagar.id)

Persaingan roket Blue Origin dan SpaceX.
Roket tak berawak Blue Origin berhasil mencapai suborbit dan kembali ke Bumi dengan mulus dalam posisi vertikal. Blue Origin yang dimiliki pendiri Amazon, Jeff Bezos, malah dicemoohi Elon Musk yang dikenal juga sebagai pendiri SpaceX. Menurutnya, Blue Origin belum mencetak sejarah. Seperti Blue Origin, SpaceX sempat meluncurkan roket bekasnya ke orbit, namun mengalami masalah di atas sana dan meledak di dek kapal tak berawak. (via Viva.co.id)

Kelahiran planet baru di hadapan astronom.
LkCa 15 b, sebuah entitas luar angkasa yang terletak sekitar 450 juta tahun cahaya dari Bumi, sedang mengalami–mengutip film Star Trek–‘Project Genesis’, proses menjadi sebuah planet. Protoplanet tersebut terdiri dari gas dan debu yang memiliki tata suryanya sendiri yang menyediakan bahan baku terbentuknya planet. Kejadian ini diidentifikasi dengan alat Large Binocular Telescope dan sistem optik Magellan Adaptive. (via Solopos.com)

Hotel Hilton diretas, informasi pembayaran tamu dicuri.
Konfirmasi dari pihak grup Hilton mengejutkan mereka yang pernah menginap di hotel kelas premium tersebut. Malware peretas yang masuk ke sistem Hilton berhasil mencuri data pembayaran seluruh tamu, lengkap dengan nama, dan informasi kartu kredit yang lumayan detail. Untungnya nomor unik identifikasi pribadi pemilik kartu tidak termasuk dalam data tersebut. Ini saatnya mengaktifkan PIN pada kartu kredit Anda. (via MetroTVnews.com)

Internet belum jadi sumber informasi secara global.
Survei Nielsen yang baru dirilis baru-baru ini, menyebutkan bahwa ternyata televisi lah yang menjadi sumber utama informasi. Hitungan ini adalah angka rata-rata global, sekaligus mematahkan anggapan bahwa ‘sekarang adalah era internet’. Sebanyak 53% dari 30 responden online di 60 negara–termasuk Indonesia–memilih televisi sebagai acuan utama mereka. Akurasi dianggap menjadi faktor televisi lebih dipercaya daripada internet. (via Techno.id)

Bytes of the Week adalah rangkuman lima berita paling menarik setiap minggunya yang dikurasi oleh tim kurator Kurio. Artikel yang diangkat pada rubrik ini dipilih berdasarkan kualitas keberitaan, sumber yang terpercaya, dan fungsinya bagi khalayak. Anda dapat mengikuti topik-topik terkait di aplikasi Kurio.

Related Post