Bytes of the Week: News (21-27 November 2015)
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Bytes of the Week Bytes of the Week: News (21-27 November 2015)

Bytes of the Week: News (21-27 November 2015)

Selamat pagi! Ada banyak berita penting selama seminggu ini. Berikut lima di antaranya yang mungkin Anda lewatkan.

Pilot Rusia klaim ditembak jatuh Turki tanpa peringatan.
Kaum pemberontak Turki menembak jatuh pesawat jet Rusia. Tak hanya itu, satu dari dua pilot pesawat tersebut ditembak oleh pihak Turki kala hendak mendarat dengan parasut. Turki mengklaim jika tembakan itu dilakukan karena pesawat Rusia memasuki wilayahnya tanpa izin. Mereka juga telah diberi peringatan agar tidak memasuki zona larangan terbang Turki. Namun, salah satu pilot yang selamat dari serangan tersebut membantah pembelaan diri Turki. “Tak ada peringatan, baik lewat komunikasi radio maupun secara visual. Tak ada kontak sama sekali,” ujar pilot Konstantin Murakhtin. (via Sindonews.com)

Jelang pilkada, politik uang makin gencar.
Sebanyak 269 daerah akan menggelar Pemilihan Kepala Daerah secara serentak pada 9 Desember 2015. Sejumlah isu sudah merebak dua minggu jelang pelaksanaan pemilihan. Dari mulai isu tak sedap seperti politik uang, hingga evaluasi janji internal seperti yang dilakukan PDI-Perjuangan. Dua minggu ini dianggap sebagai masa krusial persiapan pelaksanaan pilkada. Diprediksi selama masa tersebut bakal terjadi perpindahan uang dalam jumlah besar, khususnya mendekati waktu pemungutan suara. (via Liputan6.com)

Majelis Kehormatan Dewan didesak segera sidangkan Setya Novanto.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto dianggap melakukan pelanggaran kode etik terkait kasus pencatutan nama presiden. Setya ‘menjual’ nama Joko Widodo dan Jusuf Kalla ketika bertemu dengan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia bersama seorang pengusaha minyak. Rupanya pertemuan tak etis itu direkam dan hasil rekamannya disampaikan pada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said. Sudirman langsung melaporkan kasus ini pada Majelis Kehormatan Dewan yang didesak publik untuk segera menyidang Setya. (via Metrotvnews.com)

Hari Guru, Indonesia akan kembali ke sistem among.
Pekan ini kalangan akademisi memperingati Hari Guru yang jatuh pada Rabu, 25 November 2015. “Karya guru-guru akan membentuk wajah masa depan. Kualitas masa depan bangsa Indonesia ditentukan oleh para guru,” ujar Presiden Joko Widodo. Dalam peringatan tahun ini dikedepankan konsep pendidikan potensi siswa. Seratus tahun lalu, Bapak Pendidikan Indonesia Ki Hajar Dewantara sudah punya konsep soal pendidikan seperti ini. Pendiri Taman Siswa ini membangun pendidikan yang memanusiakan manusia dan membuat manusia bisa menguasai dirinya sendiri yang disebut dengan sistem among. (via Merdeka.com)

DPR ulur keputusan capim KPK, Jokowi minta masyarakat sabar.
Pemilihan calon pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi saat ini sudah masuk ke gedung parlemen. Seharusnya, bila dewan tak mengulur waktu harusnya delapan capim KPK segera melaksanakan fit and proper test. Namun dalam rapat yang dilakukan Rabu 25 November lalu, 10 fraksi di Komisi III sepakat menunda pengambilan keputusan hingga pekan depan. Atas penguluran waktu ini, Presiden Joko Widodo minta masyarakat bersabar. “Ya tugas kita itu, dan saya mendengar bahwa memang Komisi III sudah akan memutuskan. Menurut undang-undang kan nanti DPR memilih lima dari sepuluh nama yang diajukan,” ujar Jokowi (via Liputan6.com)

Bytes of the Week adalah rangkuman lima berita paling menarik setiap minggunya yang dikurasi oleh tim kurator Kurio. Artikel yang diangkat pada rubrik ini dipilih berdasarkan kualitas keberitaan, sumber yang terpercaya, dan fungsinya bagi khalayak. Anda dapat mengikuti topik-topik terkait di aplikasi Kurio.

Related Post