Kurio Lunch Break: 5 Kisah Persiapan Pilkada 2015
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Lunch Break Kurio Lunch Break: 5 Kisah Persiapan Pilkada 2015

Kurio Lunch Break: 5 Kisah Persiapan Pilkada 2015

269 daerah akan menggelar Pemilihan Kepala Daerah secara serentak pada 9 Desember 2015. Sejumlah isu sudah merebak dua minggu jelang pelaksanaan pemilihan. Dari mulai isu tak sedap seperti politik uang, hingga evaluasi janji internal seperti yang dilakukan PDI-Perjuangan. Lima kisah tentang persiapan Pilkada serentak 2015 kami ringkas dalam Kurio Lunch Break, 23 November 2015:

Pilkada serentak belum tentu bisa dilaksanakan secara serentak. Saat ini, tahapan Pilkada serentak sudah masuk pada pencetakan surat suara. Namun sebagian daerah yang akan menggelar pilkada belum selesai mencetak surat suara. “Batas waktu pencetakan surat suara sudah pada waktunya, dan sebentar lagi selesai. Kami harus mengecek, mensortir, memasukkan ke dalam kotak suara dan mendistribusikan ke tempat-tempat pemungutan suara,” kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hadar Nafis Gumay. Baca lengkap beritanya di Viva.co.id >

Dua pekan jelang pilkada, politik uang diperkirakan makin gencar. 14 hari ini dianggap sebagai masa krusial persiapan pelaksanaan pilkada. Diprediksi selama masa tersebut bakal terjadi perpindahan uang dalam jumlah besar, khususnya mendekati waktu pemungutan suara. Seperti disampaikan Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz. “Pasangan calon sebenarnya punya uang dan laporan dana kampanye mereka itu nggak mencerminkan laporan yang mereka sampaikan,” kata Masykurudin. Baca lengkap beritanya di Liputan6.com >

PDI-Perjuangan menjadi salah satu partai yang tampak paling siap menghadapi gelaran pilkada tahun ini. Ketua Umum PDI-Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyatakan bila ada calon kepala daerah yang tak memenuhi janjinya saat terpilih, warga dipersilakan lapor padanya. Baca lengkap beritanya di Liputan6.com >

Biar kadernya menang, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Soebianto rela joged patah-patah. Acara kampanye yang digelar di Ruang Taman Hijau (RTH) Imam Bonjol, Kota Padang, pada Minggu siang itu disambut antusias oleh masyarakat dan simpatisan pasangan calon. Turut hadir dalam kampanye tersebut Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Imam. Tak sekadar hadir di atas panggung, Prabowo juga ikut bergoyang ketika acara hiburan mulai ditampilkan. Saat penyanyi asal Sumbar, Ria Amelia mulai menyanyikan sebuah lagu dangdut, Prabowo langsung bangkit dari kursinya dan ikut bergoyang patah-patah. Baca lengkap beritanya di Liputan6.com >

Hanya satu daerah dinyatakan rawan konflik saat pilkada serentak. “Yang kami nyatakan rawan gangguan keamanan hanya ada di satu daerah. Tapi atas alasan tertentu, saya tidak bisa membuka daerah mana itu, yang jelas ada di daerah timur,” ujar Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Soedharmo. Adapun, daerah lainnya masuk ke kategori tingkat potensi gangguan keamanan menengah dan aman. Baca lengkap beritanya di Kompas.com >

Related Post