Kurio Lunch Break: 5 Cerita Rujuk Partai Beringin
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Lunch Break Kurio Lunch Break: 5 Cerita Rujuk Partai Beringin

Kurio Lunch Break: 5 Cerita Rujuk Partai Beringin

Dua kubu partai Golkar sepakat untuk rujuk. Tak hanya berdamai, mereka juga sepakat untuk mempersiapkan kemenangan di sejumlah pemilihan kepala daerah yang akan digelar serentak akhir tahun ini. Satu poin kesepakatan lain dari acara Silaturahmi Nasional ini adalah, keduanya sepakat untuk mendukung pemerintahan Jokowi – Jusuf Kalla. 5 Cerita Rujuk Partai Beringin, kami ringkas  dalam Kurio Lunch Break, 2 November 2015.

1. Dua kubu hadiri Silaturahmi Nasional Partai Golkar di Slipi. Agenda silaturahmi nasional disepakati kubu kepengurusan Musyawarah Nasional Bali (pimpinan Aburizal Bakrie) dan Munas Jakarta (pimpinan Agung Laksono) pasca putusan Mahkamah Agung. Putusan itu mengabulkan gugatan Aburizal yang meminta pembatalan surat keputusan pengurus Munas Jakarta. Baca lengkap beritanya di Tempo.co >

2. Dua kubu Golkar sepakat dukung pemerintahan Jokowi – Jusuf Kalla. Di hadapan politikus senior Golkar yang meriung di Kantor DPP Golkar Slipi Jakarta Barat, Agung menceritakan kesepakatan yang dihasilkan dalam pertemuan di kawasan Sudirman Central Business District, Jakarta Selatan. Menurut Agung, pertemuan yang digelar Sabtu 31 Oktober 2015 malam  itu melahirkan kesepakatan untuk mengakhiri konflik kepengurusan. ” Di antaranya, kami sepakat mendukung pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla dengan tulus,” kata Agung Laksono. Baca lengkap beritanya di Tempo.co >

3. Jusuf Kalla dan Luhut B. Panjaitan ikut acara rujuk Golkar di Slipi. Keduanya duduk di barisan depan dan disapa Tantowi Yahya, yang ditunjuk panitia membuka acara Silaturahmi Nasional. “Dari yang paling junior, sampai yang paling senior hadir di sini. Ada Wakil Presiden kita Pak Jusuf Kalla, dan Menkopolhukam Pak Luhut Binsar Pandjaitan,” kata Tantowi Yahya . Baca lengkap beritanya di Tempo.co >

4. Agar Golkar rujuk, kubu Agung Laksono bubar? Spanduk berukuran raksasa diturunkan dari taman bagian tengah kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar, di Slipi, Jakarta Barat. Wajah trio kepengurusan Golkar versi Musyawarah Nasional Jakarta, Agung Laksono, Zainuddin Amali, dan Sari Yuliati, yang selama setahun terakhir menghias spanduk itu, kini tak ada lagi. Penurunan banner tersebut menjadi penanda islah bagi konflik kepengurusan Partai Golkar. Baca lengkap beritanya di Tempo.co >

5. Setelah gelar silaturahmi nasional, apa agenda Golkar? “Kami bikin silaturahmi nasional itu bukan untuk musyawarah nasional. Kita itu kumpul juga bukan untuk membicarakan hal yang selama ini menjadi perdebatan (Munas Jakarta dan Munas Bali). Kita semua kumpul mengundang kepala daerah untuk sama-sama berpikir untuk nanti pemilu 9 Desember,” kata Politikus Partai Golkar, Yorrys Raweyai. Baca lengkap beritanya di Tempo.co >

Related Post