Bytes of the Week: Technology & Science (24-30 Oktober 2015)
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Bytes of the Week Bytes of the Week: Technology & Science (24-30 Oktober 2015)

Bytes of the Week: Technology & Science (24-30 Oktober 2015)

Selamat pagi! Banyak hal menarik yang terjadi dan tercatat di dunia teknologi dan sains selama seminggu lalu. Berikut lima berita yang mungkin saja Anda lewatkan.

Balon internet Project Loon. (I used a nikon/Flickr)
Balon internet Project Loon. (I used a nikon/Flickr)

Indonesia terhubung internet berkat Project Loon.
Per tahun depan, seratus juta penduduk Indonesia akan merasakan koneksi internet dengan teknologi Google bernama Project Loon, yang berbentuk balon raksasa. Balon tersebut akan diterbangkan, berjarak 20 km dari permukaan bumi, dan memancarkan koneksi internet berkecepatan tinggi. Mereka yang tinggal di pelosok menjadi fokus utama ‘pembagian’ akses ini. (via Viva.co.id)

Nintendo akhirnya punya game mobile pertamanya.
Dinamakan Miitomo, game ini sejatinya adalah social network dalam bentuk interaktif. Game ini menjadi salah satu yang bersejarah karena merupakan produksi pertama Nintendo untuk smartphone, di luar konsol mereka. Anda mulai bisa menikmati serunya permainan ini mulai Maret tahun depan. Gratis, namun butuh bayar untuk mendapatkan add-ons-nya. (via Gopego.com)

Rasakan ‘pedihnya’ internet lambat, karyawan Facebook!
Agar membuat seluruh karyawannya dapat merasakan penggunaan internet di negara-negara berkembang yang berkoneksi lambat, Facebook menerapkan aturan ‘2G Tuesday‘, yang–seperti namanya–koneksi di kantor mereka dilambatkan jadi setara dengan 2G. Tak sekadar ingin agar mereka dapat mengalami lambatnya internet di negara berkembang, 2G Tuesday dilaksanakan untuk memancing para engineers mengembangkan aplikasinya lebih baik, walau dalam keadaan internet yang lemot. (via Tabloidpulsa.co.id)

Bakteri ditemukan di stasiun luar angkasa Amerika Serikat.
Teorinya sederhana saja: di mana ada manusia, di situ ada bakteri. Namun yang menarik, ternyata bakteri patogen yang berkaitan dengan iritasi dan radang kulit ini bisa hidup di stasiun luar angkasa Amerika Serikat. Karena gravitasi yang rendah di atas sana, ilmuwan menyimpulkan kehidupan bakteri itu bisa lebih ganas. Padahal umumnya, gravitasi rendah tak mendukung kelangsungan hidup bakteri. (via Tempo.co)

Bengkulu kedapatan jatah meteorit.
Sebuah benda asing jatuh di Kabupaten Rejanglebong, Bengkulu. Menurut saksi mata, ada kilatan di langit sekitar pukul 7 malam. Dan ketika sampai bumi, terdengar ledakan keras. Dari hasil temuan di lokasi jatuhnya benda tersebut, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional mengonfirmasi bahwa benda itu adalah meteorit. Untungnya, meteorit ini tak berbahaya dan tak mengandung radiasi. (via Beritagar.id)

Bytes of the Week adalah rangkuman lima berita paling menarik setiap minggunya yang dikurasi oleh tim kurator Kurio. Artikel yang diangkat pada rubrik ini dipilih berdasarkan kualitas keberitaan, sumber yang terpercaya, dan fungsinya bagi khalayak. Anda dapat mengikuti topik-topik terkait di aplikasi Kurio.

Related Post