Jadi Pemimpin Dengan Membaca
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Stories Jadi Pemimpin Dengan Membaca

Jadi Pemimpin Dengan Membaca

blogpost-20151028-C

28 Oktober 1928 menjadi salah satu hari penting dalam sejarah Indonesia. Sebanyak 750 pemuda Indonesia berkumpul dan melahirkan satu janji yang kini dikenal dengan nama Sumpah Pemuda. Sumpah Pemuda menjadi titik balik persatuan bangsa Indonesia. Lewat janji ini, Indonesia menjadi satu dan memiliki tujuan yang sama, yaitu menjadi bangsa yang merdeka dari belenggu penjajahan.

87 tahun berjalan, semangat serta cita-cita pemuda waktu itu seharusnya belum luntur dan masih tertanam dalam diri pemuda Indonesia saat ini. Sebagai generasi calon pemimpin bangsa, adalah tanggung jawab anak muda untuk meneruskan tonggak perjuangan untuk menjadi bangsa yang merdeka. Bukan lagi merdeka dari penjajahan, namun merdeka dari kebodohan dan menjadi negara yang dapat menentukan nasibnya sendiri. Kita, generasi muda adalah ujung tombak dari perjuangan bangsa di era modern ini.

Cara paling sederhana untuk memulai perjuangan ini berawal dari diri sendiri. Menjadi pemimpin bagi diri sendiri sebelum menjadi pemimpin bagi orang lain. Cara berfikir serta tingkah laku sebagai pemimpin harus bisa menjadi contoh dan panutan bagi orang lain. Untuk mengembangkan kemampuan diri serta menjadi pemimpin yang baik untuk diri sendiri maupun orang lain bisa dimulai dengan membaca.

Membaca merupakan kegiatan yang paling mudah dilakukan untuk mengembangkan pribadi seseorang sehingga dapat menjadi pemimpin yang baik. Presiden yang memimpin Amerika Serikat dalam Perang Dunia II, Harry S. Truman pernah berkata “Not all readers are leaders, but all leaders are readers.”

Ia menjelaskan pentingnya membaca bagi seorang pemimpin. Menjadi pemimpin, membaca merupakan fondasi yang sangat mendasar. Hal ini terbukti dengan banyaknya para pemimpin dunia atau CEO perusahaan besar selalu menyatakan jika kebiasaan yang harus selalu dimiliki oleh seseorang adalah kebiasaan membaca. CEO Facebook, Mark Zuckerberg pernah menyatakan jika setiap minggunya ia harus dapat menyelesaikan satu buku.

Mantan Perdana Menteri Inggris, Winston Churchill bahkan pernah mendapatkan penghargaan nobel di bidang literatur. Kebiasaan membaca sejak dini membuatnya berhasil memberikan kontribusi bagi dunia melalui lebih dari 50 buku yang telah ia tulis.

Dengan membaca, banyak keuntungan yang bisa didapatkan. Menurut beberapa penelitian, membaca dapat membawa hal yang positif dalam membentuk jiwa pemimpin dalam diri seseorang. Membaca dapat membuat seseorang menjadi lebih pintar karena perbendaharaan kata serta serta meningkatkan daya imajinasi. Kebiasaan ini juga dapat meningkatkan seseorang memiliki visi serta inovasi

Membiasakan diri untuk membaca dapat dimulai dengan membaca berita. Kemudahan arus informasi lewat internet bisa menyediakan informasi serta bahan bacaan yang dibutuhkan oleh semua orang. Lewat aplikasi kurasi berita Kurio, informasi dan berita terbaru tersedia dari berbagai sumber yang terpercaya. Ragam topik yang tersedia menjawab semua kebutuhan informasi bagi semua orang. Kamu tidak perlu lagi memilah antara berita yang baik atau bukan. Secara teliti, tim kurasi di Kurio melakukan kurasi yang sangat teliti agar dapat menyajikan informasi serta berita yang layak untuk dibaca. Meluangkan waktu beberapa menit untuk membaca lewat Kurio bisa menjadi salah satu cara yang baik untuk mulai menanamkan kebiasaan membaca.

Berkaca kembali dari semangat Sumpah Pemuda, menjadi pemimpin yang menjadi ujung tombak dalam mewujudkan bangsa yang lebih pintar sangat mudah. Tanamkan kebiasaan membaca dan biasakan diri mulai dini.

Related Post