Kurio Lunch Break: 5 Cerita Penculikan Mahasiswa UI
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Lunch Break Kurio Lunch Break: 5 Cerita Penculikan Mahasiswa UI

Kurio Lunch Break: 5 Cerita Penculikan Mahasiswa UI

Safira Permatasari, 20 tahun diculik orang tak dikenal pada Senin, 19 Oktober 2015. Taksi yang dikendarainya menuju kampus Universitas Indonesia tiba-tiba diberhentikan tiga orang yang menunggangi mobil Avanza. Sorenya, muncul pesan singkat pada ayah korban bahwa Safira diculik. Lima kisah tentang penculikan Safira kami ringkas dalam Kurio Lunch Break, 21 Oktober 2015:

1. Kronologi penculikan, bermodus ganti rugi hingga penyekapan di Puncak, Bogor. Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian mengatakan, saat berangkat ke kampusnya di wilayah Depok itu, mobil yang ditumpangi korban bersama sopir ditabrak para tersangka yang menaiki Avanza. Baca lengkap kronologinya di Tempo.co >

2. Korban kenal pelaku penculikan. Ayah Safira, Fairuz mengungkapkan, dari 5 terduga penculik yang ditangkap polisi, salah satunya dikenal oleh anaknya dan pihak keluarga. “Iya, ada kenal. Salah satu pelaku ada yang kami kenal,” kata Fairuz. Baca lengkap beritanya di Liputan6.com >

3. Safira punya nilai akademis bagus di kampus. Dosen mata kuliah seni rupa, Dinah, mengatakan Safira merupakan mahasiswa yang menonjol dalam pelajaran. Dinah pernah mengajar Safira tahun lalu. Seni rupa, kata dia, merupakan pelajaran dasar dalam arsitektur, yang dikuasai Safira. Dalam semua hal, ia melihat kepandaian Safira sangat menonjol. “Jarang anak yang prestasinya seperti Safira. Salah satu yang terbaik,” kata Dinah. Baca lengkap beritanya di Tempo.co >

4. Penculik ditangkap saat ambil uang tebusan. “Saya sampaikan selamat atas prestasi Polres Jaksel yang berhasil mengungkap kasus penculikan terhadap mahasiswa UI, Safira. Pelaku pertama ditangkap saat orangtua korban menyerahkan uang tebusan senilai 1 juta US Dollar,” ujarnya. Baca lengkap kronologi penangkapannya di Sindonews.com >

5. Masih ada pelaku lain terkait penculikan Safira. “Dari hasil penyelidikan awal, kita kembangkan, kemungkinan ada tersangka lain, kami masih lakukan pengejaran,” kata Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Wahyu Hadiningrat. Baca lengkap beritanya di Merdeka.com >

Related Post