Kurio News Bite: Partai Rhoma Irama, Optimisme Jokowi, dan Pelemahan KPK
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home News Bite Kurio News Bite: Partai Rhoma Irama, Optimisme Jokowi, dan Pelemahan KPK

Kurio News Bite: Partai Rhoma Irama, Optimisme Jokowi, dan Pelemahan KPK

Screen Shot 2015-12-11 at 9.11.17 AM

Nyata sudah KPK hendak dilemahkan, sejumlah pihak masih membantah tapi tak melakukan apa-apa. Dalam sehari, Rp 27 juta ditambang di Lumajang. Pasangan sesama jenis yang menikah di Boyolali meminta maaf. Presiden optimis ekonomi Indonesia bisa makin tumbuh. Terakhir, dari Rhoma Irama yang ingin membesarkan partai dengan motto, “Perbanyak nyanyi, kurangi pidato!” Lima kutipan terhangat siang ini, kami ringkas dalam Kurio News Bite, Senin, 12 Oktober 2015:

“Visi-misi saya sampaikan dengan lagu diiringi Soneta Grup,” – Rhoma Irama, Ketua Partai Islam Damai dan Aman (Idaman). Ia dijadwalkan  akan menggelar deklarasi dan pelantikan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Idaman pada Rabu (14/10) di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat. Baca lengkap beritanya di Merdeka.com >

“Presiden minta KPK tetap sebagai badan yang bisa melakukan penindakan korupsi yang kuat,” – Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Luhut Binsar Pandjaitan. Menurutnya, pemerintah belum akan mengambil sikap soal revisi Undang Undang KPK yang diusulkan DPR RI. Menurut Luhut, pemerintah masih menunggu format revisi tersebut. Pemerintah, lanjut Luhut, sejauh ini baru mengetahui usulan tersebut secara umum. Baca lengkap beritanya di Liputan6.com >

Mereka meminta maaf secara langsung soal peristiwa tersebut. Memang dari kejadian kemarin membuat banyak masyarakat tidak senang,” – Kapolsek Musuk, Iptu Sukoco. Ia menyampaikan permintaan maaf pasangan sesama laki-laki tersebut adalah Darino alias Ratu Airin Karla (RAK) dan Dumani (DMN) yang menggelar pesta pernikahan di Boyolali, Jawa Tengah. Baca lengkap beritanya di Metrotvnews.com >

Berarti setiap harinya bisa dapat Rp 27 juta hasil dari retribusi tersebut?” – Wakil Ketua Polres Lumajang, Komisaris Iswahap. Ia bertanya pada saksi tentang keuntungan dari proses penambangan ilegal di Lumajang, Jawa Timur. Daerah tempat Salim Kancil, seorang petani tewas dibantai akibat menentang penambangan tersebut. Baca lengkap beritanya di Tempo.co >

“Kelihatan sudah ada kenaikan pertumbuhan ekonomi. Karena belanja APBN, APBD provinsi, kabupaten dan kota juga sudah di atas 60 persen.” – Jokowi. Ia menyatakan berbangga perlambatannya tidak separah negara lain. Menurutnya, ketika negara lain bahkan anjlok hingga satu persen, Indonesia hanya anjlok 0,3 persen saja. Baca lengkap beritanya di Viva.co.id >

Related Post