Kurio Lunch Break: 5 Kendala Proses Identifikasi Haji Korban Tragedi Mina
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Lunch Break Kurio Lunch Break: 5 Kendala Proses Identifikasi Haji Korban Tragedi Mina

Kurio Lunch Break: 5 Kendala Proses Identifikasi Haji Korban Tragedi Mina

Hampir sepekan usai Tragedi Mina, jumlah korban asal Indonesia bertambah. Mereka yang hilang juga belum kunjung ditemukan, hingga pencarian perlu diperluas hingga ke Mekkah. Apa saja kendala proses pencarian, identifikasi korban tragedi Mina? Kami ringkaskan lima beritanya siang ini:

1. Total haji asal Indonesia meninggal dalam Tragedi Mina bertambah. Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama (Kemenag) Abdul Djamil pada jumpa pers di Makkah, Senin dini hari mengatakan selain 41 jemaah haji Indonesia yang menjadi korban peristiwa Mina, ada satu tambahan WNI yang menjadi korban, yaitu Rumiati binti Nomo alias Aminah. Baca lengkap daftar korban Tragedi Mina di Merdeka.com >

2. Pencarian korban Tragedi Mina diperluas hingga ke Mekkah. Seperti dikutip dari laman Kemenag.go.id, Senin (28/9/2015), penelusuran masih dilakukan di rumah sakit-rumat sakit di Mekah. Sedangkan proses identifikasi jenazah dipusatkan di tempat pemulasaraan jenazah Al-Mu’aishim. Baca lengkap beritanya via Liputan6.com >

3. Apa kendala mencari korban Tragedi Mina asal Indonesia. Di Arab Saudi, kata Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Abdul Djamil, jemaah yang meninggal dunia dikumpulkan di suatu tempat yang tersentral. Di sanalah pihak otoritas Pemerintah Indonesia mengidentifikasi jenazah hanya dengan menggunakan foto. “Foto tersebut tidak disertai dengan identitas atau instrumen yang bisa menjadikan kita mengenali korban. Sehingga diperlukan waktu,” ujarnya. Baca lengkap kendalanya di Viva.co.id >

4. Ada empat prosedur identifikasi korban haji yang mesti ditaati. Keempat prosedur itu, pertama, koordinasi pemerintah Indonesia dengan pemerintah Arab Saudi. Apa pun alasannya, pemerintah Saudilah yang memiliki wewenang dan tanggung jawab mutlak. Pemerintah Indonesia pun harus menghormatinya meski sangat berkepentingan mendapatkan informasi dengan segera. Penelusuran prosedur lengkapnya baca di Viva.co.id >

5. Apa penyebab banyak haji asal Indonesia jadi korban di Mina? Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Sodiq Mudjahid melihat ada masalah ketidakdisplinan dari para pimpinan jemaah dan jemaah haji. Ketidakdisiplinan ini menyebabkan jatuhnya korban asal Indonesia dalam tragedi Mina. Para jemaah, bahkan pimpinan rombongan, sengaja melanggar jadwal. “Anggota rombongan biasanya agak maksa. Sehingga pimpinannya mengikuti. Tetapi ada juga pimpinan kloter atau rombongan yang tidak disiplin,” kata Sodiq. Setuju dengan Sodiq? Berikan komentarmu via Viva.co.id >

Related Post