Kurio News Bite: 500 WNI Ikut ISIS, 1,4 Triliun untuk Buwas, dan Ahok Bisa Disogok?
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home News Bite Kurio News Bite: 500 WNI Ikut ISIS, 1,4 Triliun untuk Buwas, dan Ahok Bisa Disogok?

Kurio News Bite: 500 WNI Ikut ISIS, 1,4 Triliun untuk Buwas, dan Ahok Bisa Disogok?

 

Gubernur Kaltim siap-siap disemprot Menteri Luhut, BNN minta dana Rp 1,6 triliun, 500 WNI ikut ISIS di Timur Tengah, tandingan Risma di Surabaya sembilan kali turun ke jalan, dan terakhir, berapa harga untuk menyogok Ahok? Kami pilihkan lima kutipan terbaik dari sejumlah tokoh pada hari ini:

“Saya minta nanti gubernurnya telepon saya, jangan main-main. Segera suruh telepon saya. Situasi lagi darurat begini, gubernurnya enggak ada. Sekali lagi jangan main-main. Ini perintah Presiden,” – Menko Polhukam, Luhut Binsar Pandjaitan. Ia marah saat tahu Gubernur Kalimantan Timur tidak menghadiri rapat koordinasi kebakaran hutan. Baca lengkap di Merdeka.com >

“Anggaran itu juga untuk dialokasikan pengadaan tanah pembangunan gedung di beberapa daerah dan akselerasi penegakan hukum dan interdiksi terpadu baik laut darat dan udara,” – Kepala BNN Komjen Budi Waseso. Ia meminta anggaran Rp 1,4 triliun kepada DPR, baca lengkap beritanya di Merdeka.com >

“Kalau ketemu teman pengusaha di kawinan, dia mau nyogok Rp30 miliar. ‘Gue kasih tahu lu ya, saya bisa disogok. Harga saya, seharga nyawa kamu. Kalau kamu mau nyogok, itu nyawa kamu bayarannya’. Langsung dia enggak enak dan memusuhi saya,” – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menceritakan pengalamannya hendak disuap, baca lengkap di Metrotvnews.com >

“Dari data intelijen ada 500 WNI yang ada di sana, tapi data polisi ada 200-an WNI yang ikut,” – Sekretaris Utama BNPT Mayjen TNI Abdul Rahman Kadir menyebut jumlah WNI yang ikut gerakan ISIS di Timur Tengah, baca lengkap di Liputan6.com >

“Minimal kami akan turun ke masyarakat sembilan kali dalam sehari, demi mengejar popularitas lawan,” – liaison officer pasangan Rasiyo-Lucy, Achmad Zainul Arifin. Pasangan ini akan menantang incumbent Tri Rismaharini dalam Pilkada Kota Surabaya, baca lengkap di Tempo.co >

Related Post