Kurio Lunch Break: Oleh-Oleh Setya Novanto Sepulang dari Amerika
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Lunch Break Kurio Lunch Break: Oleh-Oleh Setya Novanto Sepulang dari Amerika

Kurio Lunch Break: Oleh-Oleh Setya Novanto Sepulang dari Amerika

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI, Setya Novanto pekan ini harus sedikit lebih sibuk meladeni pertanyaan publik. Melalui wartawan, masyarakat ingin menanyakan langsung apa motifnya dalam kunjungan kerja ke Amerika Serikat, mengapa ia sempat menemui pengusaha Donald Trump? Pembelaan dan lima hal menarik lainnya kami ringkas dalam Lunch Break siang ini:

1. Setya mengaku diundang secara pribadi oleh Donald Trump. “Dia yang menghubungi saya untuk menyempatkan diri berkunjung ke gedung miliknya. Pertemuan itu lebih bersifat spontan,” kata Setya. Baca lengkap pembelaannya di Tempo.co >

2. Terkait rencana pemanggilan oleh Mahkamah Kehormatan Dewan, Setya mengaku siap. “Saya memahami pandangan publik, baik yang menganggap terjadi dugaan pelanggaran kode etik, demikian pula yang memandang dalam batas kewajaran,” katanya. Baca lengkap beritanya di Viva.co.id >

3. Bertemu Donald Trump, Setya bantah difasilitasi Hary Tanoe. Trump melakukan kerjasama bisnis properti dengan MNC Grup milik Harry Tanoe. Sahamnya tersebar di Bali dan Bogor. Namun, Setya mengaku tak membahas soal itu. “Suatu perbincangan yang menurut saya sangat penting, mengingat saat ini perekonomian Indonesia sedang melambat, sehingga membutuhkan pertumbuhan yang salah satunya bersumber dari investasi,” katanya. Baca lengkap beritanya di Tempo.co >

4. Setya tak hanya langgar kode etik, tapi juga pelecehan konstitusi. “Ketika Setya Novanto dan Fadli Zon menggunakan alibi bahwa kehadirannya di kampanye Donald Trump adalah bagian dari upaya menarik investor, maka apa yang mulanya dianggap sebagai pelanggaran etik, sekarang berubah menjadi pelanggaran konsitusi terkait hak, kewenangan, dan kewajiban DPR,” kata politisi PDI-Perjuangan, Adian Napitupulu. Baca serangan terhadap pimpinan DPR tersebut di Tribunnews.com >

5. Rieke Diah Pitaloka sebut pertemuan Setya dengan Trump urus bisnis pribadi. “Itu artinya, dia (Novanto) investasi untuk keuntungan dirinya sendiri. Dia bukan investasi untuk bisnis negara,” katanya. Baca lengkap beritanya di Tribunnews.com >

Related Post