Bytes of the Week: News (5-11 September 2015)
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Bytes of the Week Bytes of the Week: News (5-11 September 2015)

Bytes of the Week: News (5-11 September 2015)

Selamat pagi! Banyak hal menarik yang terjadi dan tercatat selama seminggu lalu. Berikut lima berita yang mungkin saja Anda lewatkan.

Kunjungan kerja ke Amerika, Ketua DPR borong staf dan keluarga.
Setya Novanto, Ketua DPR dari Fraksi Partai Golkar, melakukan kunjungan kerja bersama 27 orang lainnya ke Amerika Serikat pada pekan ini. Dari 27 nama tersebut, hanya 12 yang benar-benar berstatus wakil rakyat. Lebih dari separuh rombongan, ternyata staf dan istri anggota DPR. Hal ini menyulut kemarahan rakyat di Indonesia. Terlebih setelah Setya bersama Wakil Ketua DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Fadli Zon, tertangkap kamera ketika menghadiri kampanye Donald Trump. Dalam tayangan tersebut Setya dituding merendahkan martabat bangsa ketika menjawab pertanyaan Trump. “Ya, warga Indonesia sangat mencintai Anda (Trump),” ujarnya. (via Tempo.co)

JK dilarikan ke rumah sakit, diduga kena serangan jantung.
Wakil Presiden Jusuf Kalla mendadak ‘ambruk’, pada Rabu malam ia dilarikan ke RS Cipto Mangunkusumo. Awalnya ia disebut hanya melakukan general check-up, namun setelah kondisinya stabil keesokan harinya, JK mengaku bila ia kena serangan jantung. Ring dipasang di tubuhnya, menurut Ketua Tim Dokter Kepresidenan Aziz Rani, ring dipasang sebagai bentuk antisipasi, “Itu barangkali beliau yang paling tahu, saya sendiri tidak detail memahami. Tapi pada dasarnya, pemasangan ring itu sesuatu prosedur terapi yang sudah sangat umum di mana-mana, di RSCM ini memang track-nya sangat banyak ya.” (via Viva.co.id)

SDA sebut nama-nama besar ikut nikmati korupsi haji.
Megawati, Boediono, Amien Rais, bahkan pihak yang menangkap Suryadharma Ali, Komisi Pemberantasan Korupsi, disebut menikmati uang korupsi haji. Ucapan itu terdengar kala SDA membacakan pembelaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta. Menurutnya, Megawati menerima jatah 50 kursi jemaah haji pada periode 2012. Mantan Wakil Presiden Boediono disebut memberangkatkan pasukan pengamannya sebanyak seratus orang untuk berhaji, Amien Rais mendapat sepuluh jatah, dan terakhir, KPK disebut kecipratan enam kursi jatah jemaah haji. (via Sindonews.com)

Pemerintah luncurkan paket kebijakan ekonomi.
Bank Indonesia sudah mengambil lima langkah mengantisipasi krisis. Lima paket yang disiapkan BI meliputi penguatan pengendalian inflasi dari sisi suplai, penguatan stabilisasi rupiah, pengelolaan likuiditas rupiah, memperkuat suplai, dan permintaan valuta asing, serta memperdalam pasar uang. Upaya ini dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk mendorong perekonomian. (via Plasadana.com)

Pesaing Ahok jadi Jakarta-1 bermunculan.
Pekan ini, nama Sandiaga Uno mencuat. Namanya digadang jadi numero uno di Jakarta. Tak hanya ia, rupanya bursa pesaing Basuki Tjahaja Purnama sedang hangat. Nama Nachrowi Ramli (Bang Nara) kembali muncul ke permukaan, siap kembali bersaing dengan Ahok. Partai Golkar tak tanggung-tanggung, mereka ajukan tiga calon, antara lain: Tantowi Yahya, Idrus Marham, dan Azis Syamsuddin. (via Viva.co.id)

Bytes of the Week adalah rangkuman lima berita paling menarik setiap minggunya yang dikurasi oleh tim kurator Kurio. Artikel yang diangkat pada rubrik ini dipilih berdasarkan kualitas keberitaan, sumber yang terpercaya, dan fungsinya bagi khalayak. Anda dapat mengikuti topik-topik terkait di aplikasi Kurio.

 

Related Post