Kurio Lunch Break: 5 Hal tentang Korupsi Haji yang Perlu Kamu Tahu
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Lunch Break Kurio Lunch Break: 5 Hal tentang Korupsi Haji yang Perlu Kamu Tahu

Kurio Lunch Break: 5 Hal tentang Korupsi Haji yang Perlu Kamu Tahu

Di Indonesia, bahkan urusan agama dijadikan proyekan. Dua kasus terbesar adalah proses pengadaan Al-Quran dan juga Korupsi Haji yang dilakukan oleh mantan Menteri Agama Suryadharma Ali. SDA (sapaan singkatnya) kini sudah menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. Apa saja hal yang perlu kamu tahu dari kasus ini, simak:

1. SDA dituduh rugikan negara Rp 1,8 miliar. didakwa menggunakan Dana Operasi Menteri (DOM) untuk kepentingan pribadi alih-alih kepentingan profesional seperti pelayanan, keamanan, biaya kemudahan, dan kegiatan representatif lainnya. Besaran DOM yang dinikmati yakni mencapai Rp 1,82 miliar. Baca lengkap modus korupsi SDA di CNNIndonesia.com >

2. Selama menjabat sebagai Menteri Agama, SDA disebut rugikan negara hingga Rp 27 miliar. Kerugian negara itu timbul akibat tindakan SDA yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi. Baca lengkap beritanya di Beritasatu.com >

3. Siapa saja yang kecipratan uang korupsi haji SDA, ia menyebut sejumlah nama besar. Dalam eksepsinya, SDA menyebut berbagai pihak yang turut menikmati sisa kuota haji yang berasal dari berbagai kalangan. SDA memberikan sisa kuota haji kepada Paspampres Wakil Presiden Boediono lebih dari 100 orang, almarhum Taufiq Kiemas dan Megawati Soekarnoputri sebanyak 50 orang. Selain itu, mantan menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro sebanyak 70 orang, Amien Rais sebanyak 10 orang, Karni Ilyas sebanyak dua orang, keluarga SDA sebanyak enam orang, dan dari KPK sebanyak enam orang. Baca lengkap daftarnya di Republika.co.id >

4. SDA mengaku pakai uang negara, tapi ia sebut, “Hanya minjam.” “Seandainya ada uang terpakai untuk kepentingan pribadi, maka statusnya adalah pinjaman yang wajib ditagih kepada saya,” kata SDA. Jika benar, mengapa SDA harus meminjam uang negara hingga Rp 27 miliar, baca lengkap di Okezone.com >

5. Bacakan pembelaan sambil berdiri selama tiga jam. Ia membaca secara detail eksepsi yang telah disusun sejak pekan lalu, setelah mendengar dakwaan Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK). Baca lengkap beritanya di Liputan6.com >

Related Post