Bytes of the Week: News (29 Agustus-4 September 2015)
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Bytes of the Week Bytes of the Week: News (29 Agustus-4 September 2015)

Bytes of the Week: News (29 Agustus-4 September 2015)

Selamat pagi! Banyak berita penting yang terjadi di Indonesia dan dunia selama seminggu ini. Berikut lima di antaranya yang mungkin Anda lewatkan.

Budi Waseso dimutasi jadi Kepala Badan Narkotika Nasional.
Jenderal bintang tiga yang akrab dipanggil dengan sapaan Buwas itu akhirnya harus melepas jabatannya sebagai Kabareskrim. Posisinya diganti oleh Kepala Badan Narkotika Nasional, Komjen Anang Iskandar. Ia kini menempati posisi yang fokus bertugas mengentaskan permasalahan narkotika di Indonesia. Isu pencopotan Budi Waseso marak sejak tengah pekan, diduga ia dimutasi karena ulahnya yang kerap membikin gaduh. Antara lain: penetapan tersangka pada Komisioner KPK, Komisioner Komisi Yudisial, hingga penggeledahan di kantor Pelindo II (via Sindonews.com)

PAN merapat ke Koalisi Jokowi.
Partai Amanat Nasional memutuskan untuk mengakhiri kiprah di Koalisi Merah Putih. Mereka menyiratkan untuk bergabung dengan pemerintahan, bahkan siap mengisi kursi menteri di kabinet. Hal ini langsung mendapat respon dari pimpinan KMP, Prabowo Soebianto, kepada elit partai reformis itu, ia menyampaikan sebuah pantun: satu, dua, tiga, empat, lima dan enam dalam jambangan. Kalau ada kawan baru, kawan lama jangan dilupakan. (via Merdeka.com)

Diprotes karena DPR pasang karpet merah buat pimpinannya.
Di lobi utama gedung DPR RI, membentang karpet merah yang menghubungkan pintu masuk dan lift utama. Karpet tersebut diperuntukkan untuk ‘akses VIP’ Pimpinan DPR menuju ruangannya. Hal ini menjadi polemik, karena sudah tak lagi tepat guna. Awalnya, karpet merah tersebut dipakai untuk menyambut tamu kehormatan negara saat gelaran peringatan Konferensi Asia Afrika. Mencegah cibiran makin meluas, DPR RI langsung memerintahkan untuk mencopot karpet merah yang sempat bikin publik marah tersebut (via CNN Indonesia)

Delapan nama masuk bursa calon pimpinan KPK.
Panitia seleksi mengeliminasi 11 dari 19 nama calon pimpinan KPK. Delapan nama yang bertahan langsung disetor ke Presiden Jokowi untuk seleksi lebih lanjut. Panitia seleksi memastikan delapan nama tersebut tak memiliki masalah hukum. Beberapa di antaranya ada nama kondang seperti: Johan Budi SP (Plt Komisioner KPK) dan Agus Rahardjo (Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah). Nama tenar lain seperti mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Ashiddique, tidak lolos. (via Tempo.co)

Eropa banjir pengungsi perang dari Syria.
Puluhan ribu warga Syria yang tengah berkecamuk konflik, lari ke Eropa. Sejumlah negara bahkan menetapkan status darurat karena pengungsi datang seperti air bah: tak bisa diprediksi dan tak terkontrol. Pertanyaannya? Mengapa pengungsi Syria tak lari ke negara-negara Arab? BBC memberi amatan: mengurus visa di negara Eropa lebih mudah ketimbang di negara-negara teluk. Hal ini mengundang respon dunia dan menyatakan negara-negara Arab sebagai bangsa yang kejam. Kemarahan memuncak setelah dipublikasikannya sebuah foto, anak berumur tiga tahun tewas tenggelam dan terdampar di pantai Turki. (via Merdeka.com)

Bytes of the Week adalah rangkuman lima berita paling menarik setiap minggunya yang dikurasi oleh tim kurator Kurio. Artikel yang diangkat pada rubrik ini dipilih berdasarkan kualitas keberitaan, sumber yang terpercaya, dan fungsinya bagi khalayak. Anda dapat mengikuti topik-topik terkait di aplikasi Kurio.

Related Post