5 Hal Menarik dari: Seleksi Pimpinan KPK
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Lunch Break 5 Hal Menarik dari: Seleksi Pimpinan KPK

5 Hal Menarik dari: Seleksi Pimpinan KPK

Panitia seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi menggelar uji kelayakan 19 calon pada pekan ini. Pada Selasa, 25 Agustus, tiga nama kondang mendapat jadwal tes di hari yang bersamaan. Berikut adalah 5 hal yang perlu diketahui dari ‘Seleksi Pimpinan KPK’ hingga siang ini:

1. Jimly Ashiddique tak setuju koruptor dihukum mati. Mantan ketua Mahkamah Konstitusi itu menyatakan, hukuman mati bukan solusi. “Kalau ikut emosi kita setuju saja. Namun itu cermin orang marah. Kita mau bangun yang sesuai standar peradaban kemanusiaan,” ujarnya.

2. Tak setuju dengan Megawati, Jimly tak ingin KPK jadi lembaga sementara. “Lembaga ini harus dibuat permanen. Saya setuju kalau ada perubahan. Jadi tidak apa-apa UUD kita lebih lengkap,” katanya.

3. Nama kondang lain, Hendardji Soepandji menjamin bila ia terpilih, KPK harus bebas dari intervensi TNI. Pensiunan Mayor Jenderal Angkatan Darat itu mengatakan tentara akan mendengar janjinya tersebut. “Ada 4 peradilan. Kami terus bangun komunikasi dengan TNI. TNI itu juga bekas anak buah saya, pasti akan dengar baik. Kami tidak akan menganakemaskan siapapun,” ujar ia.

4. Berbeda dengan Jimly, Plt Komisioner KPK, Johan Budi S.P. menyatakan malah setuju bila koruptor dihukum mati. Menurutnya, koruptor itu sama tingkat kejahatannya dengan penjahat narkoba dan teroris.

5. Berikut adalah daftar 19 calon pemimpin KPK yang akan menjalani uji kelayakan hingga esok hari. Proses seleksi Capim KPK tahap IV ini bertempat di Ruang Serba Guna, Lantai Dasar, Gedung 3, Kementerian Sekretariat Negara, Jl. Veteran No.18, Jakarta. Dalam seleksi 19 Capim ini akan bersifat terbuka baik bagi media maupun para pengamat. Setelah tes ini berkas Capim yang lolos akan diserahkan pada Presiden Jokowi pada Senin (31/8) pekan depan.

Related Post