Kurio Lunch Break: 4 Agustus 2015
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Lunch Break Kurio Lunch Break: 4 Agustus 2015

Kurio Lunch Break: 4 Agustus 2015

1. Fokus basmi illegal fishing, pemerintah gabung Polisi ASEANWilayah perairan, ujar Wapres Jusuf Kalla, juga sering dimanfaatkan untuk kejahatan lain seperti perdagangan manusia atau human trafficking dan penyelundupan. “Human trafficking atau pelanggaran penyelundupan, semua ini dibutuhkan kerja sama yang luas antar negara,” imbuh JK. Oleh sebab itu, JK mengatakan, kerja sama kepolisian antar negara yang erat sangat diperlukan untuk memberantas tindak kejahatan lintas negara. Baca lengkap beritanya di Merdeka.com >

2. DPR minta pilkada serentak ditunda. “Memang masalah ini kan masalah yang harus disikapi karena berdasarkan undang-undang itu memang tidak ditentukan ada dua pihak yang harus ikut. Memang aturan-aturan hanya satu pihak itu tidak ada. Oleh karena itu, penundaan ini adalah yang terbaik lah,” kata Ketua DPR Setya Novanto. Baca lengkap beritanya di Merdeka.com >

3. Lagi, aksi koboi tembak mobil kali terjadi di Tol Jagorawi. Motif penembakan ini diduga sama dengan dengan kasus ‘koboi’ Rachmanto, anggota klub penembak Ranger Shooting. Penembak membidik pengguna tol lainnya karena tersingggung disalip. Kapolres Depok Kombes Dwiyono sudah mengantongi nama terduga pelaku, yaitu W. Ia mengatakan aksi balapan itu terjadi di ruas Tol Jagorawi arah Bogor-Jakarta. “Kejadiannya di Tol Jagorawi KM 19,” kata Dwiyono. Baca lengkap beritanya di Liputan6.com >

4. Hore! Jokowi janji perbanyak bioskop di Indonesia. Jokowi mengatakan guna mendukung hal itu pemerintah akan menciptakan kebijakan untuk mempermudah investasi pendirian bioskop. “‎Saya tidak ingin menyampaikan banyak tapi akan kita siapkan regulasi yang mendukung baik untuk memperbanyak bioskop, dan saya yakin dengan pasar yang besar sekali akan sangat menarik bagi investasi untuk memperbanyak bioskop‎,” kata dia. Baca lengkap di Liputan6.com >

5. Sesalkan kisruh, Gus Mus menangis di Muktamar NU. Pemimpin Pondok Pesantren Raudlatuh Tholibin Rembang ini bicara dengan suara serak dan air mata berlinang. Suasana hiruk pikuk forum Muktamar akibat gontok-gontokan antarkubu langsung sunyi begitu Rais Aam Nahdlatul Ulama ini diminta naik panggung.  Gus Mus, menyatakan bersedia mengambil alih tanggung jawab atas kekisruhan muktamar yang terjadi. Baca lengkap beritanya di Tempo.co >

Related Post