Kurio News Bite: 9 Juli 2015
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home News Bite Kurio News Bite: 9 Juli 2015

Kurio News Bite: 9 Juli 2015

1. Bule pencoret Tugu Yogya kembali beraksi, kali ini korbannya adalah Kantor Imigrasi Yogyakarta. Kristiana Suwantini Kasie Penyidikan Pol PP Dintib Kota Yogyakarta mengatakan saat menjalani pemeriksaan di kantor Imigrasi, Yit justru mencoret-coret ruangan imigrasi. Saat itu petugas bermaksud melakukan tes psikologis terhadap Yit. “Sakitnya melebihi yang kemarin. Kita lihat kondisi seperti itu kita nggak bisa bawa ke persidangan. Sekarang kita baru koordinasi dengan imigrasi dan kepolisian untuk cari dokter dulu,” katanya. Baca lengkap di Merdeka.com>


 

2. Jika Jokowi tawari kursi menteri, ada partai oposisi yang tertarik. “Kalau ada tawaran ya tawaran saja, tapi kalau tawaran ini bisa saja benar bisa saja tipu-tipu, kalau saya sesuai dengan keputusan DPP saja bahwa kita berkomitmen di luar di pemerintahan,” kata Ketua DPP Partai Gerindra Desmond J Mahesa. Baca lengkap berita lengkapnya di Merdeka.com >


 

3. Petinju dunia Manny Pacquaio ingin bertemu Presiden Joko Widodo dalam kunjungannya ke Indonesia. Menanggapi keinginannya bertemu dengan orang nomor satu di Indonesia itu, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyatakan belum bisa memastikan bisa terwujud atau tidak. Bukan tanpa alasan. Sebab, menurut Juru Bicara Kemlu, Arrmanatha Nasir, pertemuan dengan Presiden yang mengatur adalah Kementerian Sekretariat Negara. “Tentunya, (Manny Pacquiao) dia adalah petinju yang begitu dikenal di sini,” ucap Arrmanatha. Baca lengkap beritanya di Liputan6.com >


 

4. Menteri Jokowi satu ini tak ingin Indonesia terus dibandingkan dengan Yunani. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan ‎Yunani bisa krisis karena memiliki utangkonsumtif yang melimpah. “Yunani berutang lebih banyak untuk kepentingan konsumtif, kepentingan sosial, kepentingan bukan kepentingan produktif. Kita berutang yang harus dihindari adalah utang konsumtif. Jangan Anda bandingkan Yunani dengan Indonesia,” kata Sofyan. Baca lengkap beritanya di Liputan6.com >


 

5. KPK kembali tangkap tangan, kali ini pesakitannya adalah ‘wakil Tuhan’. Hal ini membuat Mahkamah Agung geram. Ketua MA Hatta Ali marah besar terhadap anak buahnya yang masih saja melakukan tindakan tidak terpuji. Dia mempertimbangkan untuk memecat tiga hakim PTUN Medan. “Kami mengecam masih ada hakim yang melanggar sumpah jabatan. Kami menyayangkan itu,” jelas dia. Baca lengkap beritanya di Metrotvnews.com >

Related Post