Kurio Lunch Break: 24 Juni 2015
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Lunch Break Kurio Lunch Break: 24 Juni 2015

Kurio Lunch Break: 24 Juni 2015

1. Kapolda Bali menjanjikan, dalam waktu dekat pengusutan kasus pembunuhan Angeline akan rampung dengan fakta yang akurat. Mereka juga mengindikasikan akan ada tersangka baru terkait pembunuhan tersebut. “Kemarin saya memimpin gelar perkara dalam rangka memberikan semangat pada tim penyidik. Tak lama lagi kasus ini akan selesai dengan data akurat, ilmiah. Sehingga tidak terbantahkan di pengadilan nanti,” kata Kapolda Bali Ronny F. Sompie. Baca lengkap berita terbaru pembunuhan Angeline di Metrotvnews.com >


2. Gubernur DKI Jakarta membela aplikasi jasa layan antar Gojek. Tak hanya membela, Ahok bahkan berencana mengintegrasikannya dengan bus Transjakarta. Meski dilarang oleh Kementerian Perhubungan, Ahok tetap akan mengaplikasikan ide yang akan dinamai Go-Busway. “Ya memang, Go-jek memang bukan angkutan umum. Sama seperti prostitusi, tidak boleh ada di negeri ini tapi tetap ada di mana-mana kan. Integrasi tetap jalan pokoknya,” ujar Ahok. Baca lengkap berita tentang transportasi di Jakarta via Merdeka.com >


3. Mantan Juru Bicara KPK yang kini menjabat Plt Deputi Pemberantasan di lembaga anti rasuah tersebut, Johan Budi, terancam gagal nyalon sebagai pimpinan KPK. Selain itu, rupanya ia tak mendapat dukungan dari lembaga internal untuk menduduki posisi tersebut. Sebuah hal yang dapat menjadi sandungan bagi Johan Budi untuk menjadi salah satu pimpinan lembaga antikorupsi. Yakni, terkait syarat yang tercantum dalam Pasal 29 poin d yang menyatakan Pimpinan KPK harus berijazah sarjana hukum atau sarjana lain yang memiliki keahlian dan pengalaman sekurang-kurangnya 15 tahun dalam bidang hukum, ekonomi, keuangan atau perbankan. Baca lengkap berita ‘Seleksi Pimpinan KPK’ di Liputan6.com >


4. Abraham Samad muncul di Bareskrim Polri. Ia diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyelewengan kekuasaan kala menjabat sebagai ketua KPK. Saya menganggap ini adalah sebuah rekayasa, saya menganggap kasus yang menimpa saya ini adalah bagian dari kriminalisasi,” kata Samad. Baca lengkap tentang ‘Kriminalisasi KPK’ di Metrotvnews.com >


5. Bewara! Pemerintah sudah woro-woro bahwa THR direkomendasikan agar dibayar pada H-14. Namun ada sejumlah provinsi yang kekeuh baru akan membayar sebulan menjelang hari raya. Pada Surat Edaran Menteri Ketenakerjaan Hanif Dhakiri Nomor 7/MEN/2015 tanggal 3 Juni 2015, disebutkan kewajiban pembaharan THR selambatnya tujuh hari sebelum Hari Raya Lebaran. Ketentuan penghitungan pembayaran upah itu besarnya satu kali upah bagi pekerja yang telah bekerja setahun, atau proporsional mengacu masa kerjanya bagi yang belum setahun bekerja bagi pekerja yang telah bekerja tiga bulan. Baca lengkap ‘Nusantara Berpuasa’ di Tempo.co >

Related Post