Kurio Lunch Break: 22 Juni 2015
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Lunch Break Kurio Lunch Break: 22 Juni 2015

Kurio Lunch Break: 22 Juni 2015

1. Polisi mulai serius bidik Margriet Megawe. Hari ini tiga saksi dibawa ke TKP sebagai saksi perlakuan kasar terhadap Engeline. Ketiganya diminta menceritakan dan mempergakan peristiwa mereka saksikan saat berada di sana. Sebab, ketiganya mengaku pernah tinggal selama tiga bulan di rumah Margriet. Yakni sejak Desember 2014 hingga Maret 2015. Ketiganya mengaku pernah menyaksikan perlakuan Margriet terhadap anak angkatnya, Angeline, dianggap sangat kasar dan tidak pantas. Baca info terbaru ‘Pembunuhan Engeline’ di Merdeka.com >


2. Rem blong, bus Transjakarta di Mampang, Jakarta Selatan tabrak delapan kendaraan. Menanggapi hal ini, Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama langsung marah-marah. “Itu mesti ganti. Makanya saya bilang semua bus itu enggak bisa lagi dipakai, ganti yang baru, yang kualitasnya baik,” tegas Ahok. Baca lengkap tentang ‘Peremajaan Bus Transjakarta’ di Liputan6.com >


3. Meski Papua sudah merdeka, …bagi jurnalis asing, namun rupanya masih ada yang belum ikhlas dengan janji yang dikabulkan Presiden Joko Widodo beberapa waktu silam. Panglima TNI Jenderal Moeldoko menjelaskan alasan mengapa jurnalis asing di Papua tetap dipantau atau didampingi oleh personel TNI ketika sedang melakukan kegiatan peliputan. “Kami tidak ada kepentingan apa-apa, kepentingannya agar teman-teman terjaga,” ujar Moeldoko. Simak tindak-tanduk Panglima TNI di Tribunnews.com >


4. Cobaan bagi KPK belum juga berhenti, hari ini eks Gubernur Papua Barnabas Suebu menggugat mereka ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. “Praperadilan terkait penetapan tersangka dua kali,” kata pengacara Barnabas, Wahyudi. Selain penetapan tersangka, Wahyudi menyebut perpanjangan penahanan sebagai objek yang dimohonkan dalam praperadilan. “Sebab klien saya ini sakit,” ujar dia. Baca lengkap ‘Cobaan untuk KPK’ di Tempo.co >


5. Terakhir, Selamat Ulang Tahun ke-488 Jakarta! Potret lengkap wajah ibukota dipaparkan secara lengkap dan unik di CNNIndonesia. Ada kisah tentang mengapa elang bondol dan salak condet jadi simbol Jakarta. Sejarah Jakarta yang pernah dibangun dengan ‘pajak lendir’ di zaman Gubernur Ali Sadikin, hingga ratapan Ahok, yang tak ingin lagi dengar orang mengeluh, “Ibu kota lebih kejam dari ibu tiri.” Berita lain yang dapat Anda simak >

Related Post