Kurio Lunch Break: 1 Juni 2015
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Lunch Break Kurio Lunch Break: 1 Juni 2015

Kurio Lunch Break: 1 Juni 2015

 

DPR ingin panggil Jokowi soal sanksi FIFA. Nasdem siap rangkul Ahok di Pilgub 2017. Sri Mulyani akan dipanggil Bareskrim. Marzuki Alie dibuang SBY dari elit Partai Demokrat. Terakhir,  tiga Jenderal siap jadi calon pengganti Panglima TNI.

Inilah lima berita hangat yang perlu Anda baca siang ini:


Anggota Komisi X DPR Dadang Rusdiana menyebut sanksi yang dijatuhkan oleh FIFA sebagai kenyataan pahit yang harus diterima persepakbolaan Indonesia. Pasalnya, kata dia, Indonesia menjadi terkucil di kancah internasional.  “Sepakbola itu olahraga yang sangat digemari oleh bangsa kita, di dalamnya ada fanatisme yang luar biasa. Orang berani berkorban demi bola. Maka ketika Persipura yang jadi korban pertama dari kekisruhan ini, wajar kalau warga Papua berang dengan kenyataan ini,” kata Dadang… baca lebih lengkap tentang sanksi FIFA di Merdeka.com >


Partai NasDem mengaku tak mempermasalahkan sikap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) yang kerap berpindah-pindah partai politik (parpol). NasDem beranggapan dalam berpolitik harus mencari perahu yang satu visi. “Kalau tidak cocok dengan visi dan misi pasti wajar saja lompat. Di dalam rumah tangga saja bisa pisah. Kalau berbeda secara nurani kenapa haruss bertahan?” kata Ketua Fraksi Nasdem di DPR Victor Laikosat… baca lengkap tentang rangkulan Nasdem untuk Ahok di Metrotvnews.com >


Badan Reserse Kriminal Polri akan memanggil mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi dan pencucian uang penjualan kondensat bagian negara Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI). “Mau dipanggil tanggal Rabu 3 Juni, alamatnya pakai alamat dulu bukan itu lagi sehingga harus dijadwal ulang,” katanya kepada Bisnis, Sabtu (30/5/2015)… baca lengkap tentang Bareskrim usut korupsi di Bisnis.com >


Nama Marzuki Alie tidak ada dalam daftar pengurus inti Partai Demokrat. Marzuki diduga sengaja disingkirkan karena bermanuver sebelum Kongres Demokrat pada 13-14 Mei. “Orang yang mau berkompetisi dengan SBY, mereka dengan sendirinya jadi kelompok marjinal,” kata pengamat politik Gun Gun Heryanto… baca lengkap tentang kisruh Kongres Demokrat di Metrotvnews.com >


Panglima TNI Jenderal Moeldoko akan memasuki masa pensiun pada 8 Juli 2015 mendatang. Dengan demikian tongkat kepemimpinan tertinggi pada lingkungan TNI akan segera berganti dalam waktu dekat ini. Awal Juni ini, Presiden Joko Widodo sudah harus mengajukan calon pengganti Panglima TNI Jenderal Moeldoko. Sejumlah perwira tinggi mulai dari jenderal bintang tiga hingga bintang empat, disebut-sebut sebagai kandidat pucuk pimpinan TNI itu. Siapa saja? baca lengkap di Merdeka.com >

Related Post