Kurio Lunch Break: 20 Mei 2015
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Lunch Break Kurio Lunch Break: 20 Mei 2015

Kurio Lunch Break: 20 Mei 2015

Jokowi akan didemo mahasiswa hari ini dalam rangka Hari Kebangkitan Nasional. Indonesia dipuji PBB karena tampung pengungsi Rohingnya. Tim transisi sepak bola Indonesia mulai aktif bekerja. Kemenkumham masih berang dengan putusan hakim soal konflik Golkar. Terakhir, jenderal tentara tolak anggotanya jadi penyidik KPK.

Inilah lima berita hangat yang perlu baca untuk mengawali hari ini:


Indonesia mendapat apresiasi dari Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) atas penanganan pengungsi etnis Rohingya. Pasalnya, hingga kini, Indonesia telah menampung lebih dari 11 ribu pengungsi minoritas asal Myanmar itu. “Ini mendapatkan apresiasi dari deputi sekjen PBB yang melakukan komunikasi dengan Kemenlu pada hari Minggu sekitar pukul 9.30-10.00 WIB pagi hari,” ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi seusai mengikuti sidang kabinet di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (19/5/2015)… baca lengkap aksi Indonesia tangani pengungsi Rohingya di Metrotvnews.com >


Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan jika anggota aktif Tentara Nasional Indonesia menjadi penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi maka bisa dinilai melanggar undang-undang. “Kalau TNI masuk ke KPK bisa dinilai melanggar undang-undang karena hanya sembilan lembaga saja yang bisa menjadi penyidik KPK di antaranya BIN, Polri, dan Kejaksaan, sedangkan TNI tidak masuk,” katanya usai memberikan pengarahan dan pelepasan prajurit di Mako Batalyon Infanteri (Yonif) 527 Lumajang, Jawa Timur, Selasa… baca lengkap isu tentara jadi penyidik KPK di Antaranews.com >


Tim Transisi yang dibentuk oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk menjalankan roda sepak bola di Indonesia resmi bekerja pada kemarin, Selasa 19 Mei. Tim Transisi mulai muncul usai Menpora, Imam Nahrawi membekukan kepengerusan Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) pada 17 April. “Surat Keputusan (SK) Tim Transisi sudah saya tandatangani. Hari ini mereka bekerja. Terkait pekerjaan serta kelanjutan kompetisi Liga Indonesiaakan dijelaskan oleh Tim Transisi,” kata Imam kepada wartawan di gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (19/5/2015)… baca lengkap kisruh sepak bola nasional di Metrotvnews.com >


Kementerian Hukum dan HAM langsung mengajukan banding atas putusan Pengadilan Tata Usaha Negara yang mengabulkan gugatan kubu Aburizal Bakrie. Sebagai tergugat, Kemenkumham merasa hakim telah melampaui kewenangannya dengan menyebut pertimbangan hukum tidak masuk dalam gugatan Ical. “Ada pertimbangan hukum majelis hakim yang mengembalikan kepengurusan Partai Golkar ke kepengurusan Munas Riau 2009. Ini aneh karena tidak masuk dalam poin gugatan,” kata Direktur Tata Negara Kementerian Hukum dan HAM Tehna Bana Sitepu, Senin, 13 Mei 2015… baca lengkap terkait konflik Partai Golkar di Tempo.co >


Isu agenda aksi mahasiswa yang terinspirasi tragedi Mei 98 akan berlangsung tanggal di Hari Kebangkitan Nasional pada Selasa (20/5) besok. Di lini massa dan pesan singkat, beredar terus secara massal berisi ajakan untuk ikut serta. Namun banyak pihak menganggap aksi tersebut hanya akan menjadi ajang romantisme dengan massa reformasi. Hal tersebut terjadi karena tak ada yang pantas dikritik dari kinerja Joko Widodo (Jokowi). “Tapi pemerintahan ini secara keseluruhan menurut saya biasa-biasa saja. Baik-baik saja, tidak ada yang pantas terlalu dikritik dengan serius,” ujar Ketua Lembaga Pemilih Indonesia Bonie Hargens dalam diskusi di Gedung Joang 45, Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (19/5)… baca lengkap rencana demo 20 Mei di Merdeka.com >

Related Post