Kurio Lunch Break: 19 Mei 2015
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Lunch Break Kurio Lunch Break: 19 Mei 2015

Kurio Lunch Break: 19 Mei 2015

Menteri Susi sebut Indonesia terlalu hebat untuk dibeli bangsa lain. Di sisi lain, utang Indonesia mengalami penurunan. Polisi ‘menghilangkan’ kasus Budi Gunawan. Pengamat nilai Golkar akan kalah telak di Pilkada. Terakhir, pesan Rizieq FPI untuk Jokowi dan Menteri Agama, “Tobat atau lengser!”

Inilah lima berita hangat yang perlu Anda baca siang ini:


Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menegaskan pernyataan dia soal ditawari Rp 5 triliun untuk mundur dari jabatannya jauh dari upaya mencari sensasi. Dia juga menegaskan mafia illegal fishing itu memang ada, namun dia tidak takut dan tidak tergiur dengan setiap tawaran kompromi. “Indonesia terlalu hebat untuk ribuan triliun. Kehormatan yang membawa saya ke jabatan ini,” kata Susi dalam laporan utama harianSuara Pembaruan edisi Senin (17/5)…. baca upaya Susi menjaga harga diri bangsa dalam Beritasatu.com >


Posisi utang luar negeri Indonesia sepanjang tahun ini terus mengalami penurunan. Per Maret 2015, utang luar negeri Indonesia tercatat sebesar USD 298,06 miliar atau sekitar Rp 3.929 triliun (kurs hari ini). Angka utang ini turun dibanding bulan sebelumnya yang tercatat mencapai USD 299,6 miliar… baca lengkap kondisi perekonomian Indonesia di Merdeka.com >


Dirtipideksus Kombes Viktor Simanjuntak menyatakan kasus yang menimpa Komjen Budi Gunawan (BG) tak pernah ada. Hal itu disimpulkan setelah pihaknya melakukan gelar perkara bulan lalu. “Gelar juga dihadiri penyidik dari direktorat lain di Bareskrim. Hasilnya, perkara itu tidak laik ditingkatkan ke penyidikan,” kata Viktor saat dihubungi wartawan, Selasa (19/5/2015)… baca lengkap hilangnya kasus Budi Gunawan di Metrotvnews.com >


Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait kisruh kepengurusan Partai Golkar dinilai pengamat politik tidak akan merubah peta kekuatan partai beringin ini di Pilkada. Menurut pengamat politik Boni Hargens, kekuatan politik tetap akan melemah kendati telah ada putusan dari PTUN… baca soal prediksi Golkar di Pilkada dalam Tribunnews.com >


Pembacaan Alquran dengan langgam Jawa saat peringatan Isra Miraj di Istana Negara mendapat tanggapan keras dari Imam Besar Front Pembela Islam Habib Muhammad Rizieq Syihab. Menurut Rizieq Presiden Jokowi dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin wajib meminta maaf kepada umat Islam dan bertobat… baca kritik FPI pada HabibRizieq dan Jokowi di Merdeka.com >

Related Post