Kurio News Bite: 18 Mei 2015
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home News Bite Kurio News Bite: 18 Mei 2015

Kurio News Bite: 18 Mei 2015

Usai putusan PTUN, kantor Golkar dijaga ketat. Beras plastik masuk ke Indonesia, hati-hati! Ahok sebut pegawai DKI cuma jago gosok batu akik. Bareskrim Polri ingin punya gedung seperti FBI. Terakhir, Kemendag siap larang impor rokok elektrik ke Indonesia.

Lima berita terhangat malam ini, kami ringkas di:


Kantor DPP Golkar dijaga ketat puluhan anggota ormas Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG). Mereka menyebar di sejumlah titik. Pantauan Metrotvnews.com, Senin (18/5/2015) sore, beberapa anggota AMPG terlihat di depan pintu gerbang DPP Partai Golkar. Beberapa orang lainnya menyebar di dalam kantor yang berada di Jalan Angrek Nelly, Jakarta Barat itu… baca lengkap tentang putusan PTUN tentang Golkar di Metrotvnews.com >


Masyarakat sekarang harus ekstra hati-hati dalam mengonsumsi suatu makanan. Sebab, bukan hanya makanan cepat saji saja berbahaya, namun makanan yang diolah sendiri pun juga bisa berbahaya… baca lengkap tentang heboh beras plastik di Merdeka.com >


Gubernur DKI Jakarta, Basuki ‘Ahok’ Tjahaja Purnama mengaku kecewa banyak pejabat DKI yang masih menerima suap padahal sudah digaji tinggi. Tak hanya itu, yang membuat Ahok berang, banyak pejabat eselon yang tidak bisa mengetik… baca lengkap tentang kritik Ahok pada anak buahnya di Metrotvnews.com >


Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Anton Charliyan mengatakan, sudah saatnya Badan Reserse Kriminal Polri memiliki gedung baru sekelas gedung markas FBI (Federal Bureau of Investigation), lantaran gedung lama saat ini dinilai tak layak… baca lengkap tentang aksi polisi di Bisnis.com >


Dalam waktu dekat pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) bakal mencabut izin importasi rokok elektrik. Langkah ini diambil setelah mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang menyatakan bahaya terkandung dalam rokok itu… baca lengkap tentang larangan rokok elektrik di Merdeka.com >

Related Post