Kurio Lunch Break: 29 April 2015
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Lunch Break Kurio Lunch Break: 29 April 2015

Kurio Lunch Break: 29 April 2015

Cerita usai eksekusi mati delapan terpidana narkotika: Mary Jane selamat, Myuran Sukumaran berterima kasih ke Indonesia. Cerita dari polisi: Abraham Samad diberikan penangguhan penahanan, Haji Lulung terancam dari tersangka. Sementara itu di media sosial, Ridwan Kamil marahi seorang pemuda yang bertindak vandalisme di Bandung.

Ini lima berita yang perlu Anda baca siang ini:


Jokowi menjelaskan alasan penundaan eksekusi mati Mary Jane. Menurutnya ada proses hukum terkait yang sedang berlangsung di Filipina. Kemarin, perekrut Mary Jane sebagai kurir narkoba menyerahkan diri kepada aparat. “Ini tidak dibatalkan lho, ini penundaan. Tapi nanti untuk jelasnya tanyakan ke Jaksa Agung,” kata Jokowi… baca lengkap di Bisnis.com >


Salah satu terpidana dari duo Bali Nine, Myuran Sukumaran kemarin dieksekusi mati oleh pemerintah Indonesia. Di akhir hayatnya, ia memberi pesan pada pemerintah Indonesia. “Myuran berpesan kepada saya, terima kasih Indonesia yang telah memberi kesempatan kepada kami (Myuran Sukumaran dan Andrew Chan) untuk merehabilitasi menjadi lebih baik dan tetaplah berjuang untuk menghapus hukuman mati,” kata penasihat hukum duo ‘bali nine,’ Todung Mulya Lubis, di Dermaga Wijayapura, Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (28/4/2015)… baca lengkap di Metrotvnews.com >


Polisi memberi alasan membebaskan Samad, sebelumnya ia akan ditahan atas dugaan kasus pemalsuan dokumen. “Penyidik punya kewenangan penangguhan, tersangka punya hak juga untuk mengajukan penangguhan penahanan dan pembelaan. Tapi keputusan ada pada penyidik. Penyidik sudah melalui pertimbangan matang,” kata Karo Penmas Brigjen Agus Rianto di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (29/4/2015)… baca lengkap di Metrotvnews.com >


Usai kantornya digeledah, Haji Lulung terancam dipanggil Bareskrim. Namun ia membantahnya. “Temen-temen wartawan jangan ingin saya langsung jadi tersangka. Nanti kan hasil penyidikannya dilihat dulu nanti hasilnya apa,” kata Lulung saat dihubungi, Rabu (29/4/2015)… baca lengkap di Metrotvnews.com >


Buntut vandalisme usai pelaksanaan Konferensi Asia Afrika, Ridwan Kamil marah-marah di media sosial. Ia mendamprat seorang pemuda yang ketahuan berdiri di atas kursi taman khusus yang disediakan untuk mempercantik konferensi. Dalam kolom komentar Instagram, pria yang akrab disapa Kang Emil tersebut menulis, “Kamu bikin malu! Do you how much i fight day and night for these things to be there!!??”… baca lengkap di Merdeka.com >

Related Post