Kurio Lunch Break: 28 April 2015
Kurio adalah app berita Indonesia yang menyajikan beragam pilihan konten sesuai dengan minat dan rasa penasaran anda. Nikmati baca berita kapan saja, di mana saja!
Gd. Wisma 77 Tower 2, Jl. Letjen S Parman, Jakarta Barat
Jakarta
DKI Jakarta
11410
Indonesia
home Lunch Break Kurio Lunch Break: 28 April 2015

Kurio Lunch Break: 28 April 2015

Menlu Retno Marsudi sebut Indonesia tak bisa dinego soal hukuman mati. Baru enam bulan, total terpidana mati era Jokowi sudah belasan orang. Jero Wacik kalah praperadilan melawan KPK. Grace Natalie blak-blakan soal Partai Solidaritas Indonesia. Dan terakhir ada infografis menarik mengenai tahapan pilkada serentak 2015.

Inilah lima berita yang kami pilihkan untuk menemani istirahat siang Anda:


Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan tak ada perjanjian apapun terkait nasib terpidana mati kasus narkotika. Sembilan orang dijadwalkan akan menjalani eksekusi pekan ini. “Semua pesan sudah kami sampaikan saya tidak akan berkomentar lagi soal hukuman mati, karena saya kira posisi kita sudah jelas dan tidak ada perubahan dari posisi kita,” ucap Retno di Langkawi, Malaysia, Selasa (28/4/2015)… Bagaimana nasib para terpidana mati apakah mereka akan dieksekusi pekan ini, baca lengkap di Metrotvnews.com >


Komisi Pemberantasan Korupsi kembali menang dalam kasus praperadilan tersangka korupsi. Kali ini yang keok adalah mantan menteri dan politikus Partai Demokrat, Jero Wacik. “Dalam pokok perkara ini menyatakan menolak seluruhnya, permohonan yang diajukan oleh pemohon untuk seluruhnya,” kata Hakim tunggal, Sihar Purba di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Selasa (28/4/2015)… Sejumlah saksi ahli menyatakan memang penetapan tersangka adalah wewenang KPK, simak penjelasan lengkapnya di Metrotvnews.com >


Pilkada serentak akan digelar akhir tahun ini. Kepala daerah yaitu Walikota, Bupati dan Gubernur dipilih secara bersamaan (serentak). Infografis lengkap tentang tahapan Polkada serentak dapat dibaca lengkap di Liputan6.com >


Mantan presenter cantik Grace Natalie mengungkap rahasia di balik pendeklarasian Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Ia menggunakan sejumlah taktik untuk membesarkan partai. Salah satunya adalah memanfaatkan media. “Kalau mereka support paling nggak mereka bisa kasih masukan PSI dari kacamata media baiknya gimana, karena media salah satu pilar demokrasi,” kata Grace Natalie dalam wawancara khusus dengan merdeka.com, Kamis (23/4) lalu… baca wawancara lengkapnya di Merdeka.com >


Baru enam bulan menjabat, pemerintahan Joko Widodo sudah mengeksekusi mati 15 narapidana, seluruhnya adalah terpidana kasus narkotika. Di zaman Susilo Bambang Yudhoyono, selama dua periode pemerintahannya hanya mengeksekusi mati 16 orang, termasuk teroris dan pelaku pembunuhan berantai dan berencana. Simak daftar terpidana mati di era SBY di Merdeka.com >

Related Post